Archive | January 13, 2022

Kapolri Jenderal Listyo Tiba di Ambon, Besok Tinjau Vaksinasi dan PTM

 

Oleh: MEGA SIMARMATA

 

AMBON — Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo MSi tiba di Ambon, Kamis (13/1/2022).

Kedatangan orang nomor satu di institusi Polri ini disambut Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Natanhiel Orno, dan Kapolda Maluku, Irjen Pol. Lotharia Latif serta Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Richard Tampubolon di Bandara Udara Internasional Pattimura Ambon, Kamis sore.

Kapolri dan rombongan tiba menggunakan pesawat Batik Air Bus A320.

Dalam kunjungan kerja di Ambon, ibukota Provinsi Maluku ini, Kapolri dijadwalkan memantau proses belajar mengajar tatap muka (PTM) di SMP Negeri 6 Kecamatan Sirimau dan meninjau vaksinasi massal di Tribun Lapangan Merdeka, Ambon, Jumat (14/1/2022).

Selain Wagub, Kapolda, dan Pangdam, Wakapolda Jan Leonard de Fretes, Danlanud Pattimura Andre Dhewo, Danrem 151 Binaiya Arnold A.P. Ritiauw, Kajati Maluku Undang Mugopal dan Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury dan sejumlah pejabat daerah lainnya, turut menyambut kedatangan Kapolri Listyo. (****)

 

 

MS

Tiba Di Ambon, Kapolri Disambut Wagub Maluku

Oleh: MEGA SIMARMATA

 

Wakil Gubernur Maluku Barnabas Natanhiel Orno, menyambut kedatangan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo di VIP Room Bandara Udara Internasional Pattimura Ambon, Kamis (13/01/2022).

Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan rombongan tiba di Ambon menggunakan pesawat Batik Air Bus A320.

Direncanakan, Besok pagi, Kapolri kelahiran 5 Mei 1969 tersebut, dijadwalkan memantau proses belajar mengajar tatap muka di SMP Negeri 6 Kecamatan Sirimau, Kota Ambon dan meninjau vaksinasi massal di Tribun Lapangan Merdeka.

Selain Wagub, turut hadir Kapolda Maluku Lotharia Latif, Wakapolda Jan Leonard de Fretes, Pangdam XVI/Pattimura Richard Tampubolon, Danlanud Pattimura Andre Dhewo, Danrem 151 Binaiya Arnold A.P. Ritiauw, Kajati Maluku Undang Mugopal dan Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury dan sejumlah pejabat daerah lainnya, turut menyambut kedatangan Kapolri Listyo. (****)

 

 

MS

Kapolri resmikan Tim Patroli Perintis Presisi memberikan rasa aman

 

 

Jakarta (ANTARA) – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meresmikan Tim Patroli Perintis Presisi di Polda Metro Jaya, Kamis, tim tersebut bertugas memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Sigit mengatakan gangguan kejahatan berpotensi meningkat seiring peningkatan aktivitas masyarakat, untuk itu Tim Patroli Polri senantiasa selalu pada pagi hingga malam hari mengamankan segala aktivitas masyarakat.

“Tentunya seluruh kegiatan masyarakat bisa dilaksanakan dengan baik manakala rekan-rekan bisa hadir dan memberikan rasa aman di tengah kegiatan masyarakat,” kata Sigit dikutip dalam keterangan tertulis.

Menurut Sigit, sepanjang tahun 2021 kejahatan tertinggi yakni kejahatan konvensional sebesar 79 persen dan 35 persennya merupakan kejahatan jalanan.

Oleh karena itu, mantan Kabareskrim tersebut meminta kehadiran tim patroli ini dapat memberikan rasa aman pada saat masyarakat melaksanakan kegiatan.

Sigit menyebutkan, tim patroli yang dibentuk sudah dibekali dengan kemampuan mulai dari teknis hingga taktis dalam melaksanakan tugas di lapangan nanti.

Sigit pun berharap bahwa tim patroli ini dapat tampil humanis pada saat bertemu dan memberikan pelayanan masyarakat dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif, berupa edukasi ke masyarakat tentang potensi kejahatan, memberikan pesan-pesan kamtibmas sehingga masyarakat bisa lebih berhati-hati dan tidak menjadi potensi sasaran kejahatan.

“Tentunya harapan kita dengan langkah-langkah preemtif dan preventif, langkah pencegahan lebih kuat maka kejahatan yang terjadi akan jauh berkurang. Ini tentunya menjadi harapan kita semua,” ujar Sigit.

Mantan Kapolda Banten ini juga menyampaikan tim patroli ini terus melakukan hal-hal kecil yang dirasakan langsung masyarakat seperti membantu orang menyeberang.

Karena itu, Sigit meminta tim patroli ini nantinya diintegrasikan dengan layanan kepolisian 110 dan “command center” agar keberadaan tim patroli ini dapat termonitor sehingga pada saat ada laporan kejahatan bisa bergerak cepat.

Sigit juga menekankan kepada tim patroli perintis presisi untuk menjaga kewibawaan, menghindari pelanggaran dan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat demi mewujudkan Polri yang Presisi.

“Jaga terus kemampuan rekan-rekan, tingkatkan bila perlu kembangkan sehingga polisi bisa berada dan hadir di seluruh ruang-ruang kosong dimana masyarakat merasakan kehadiran rekan-rekan,” kata Kapolri. (****)

 

MS

Kapolri Resmikan Tim Patroli Perintis Presisi : Beri Rasa Aman kepada Masyarakat

 

 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan tim patroli perintis Presisi yang dibentuk untuk melaksanakan tugas pokok Polri. Tujuannya memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Sigit mengatakan, seiring dengan peningkatan aktivitas masyarakat tentunya berpotensi adanya gangguan kejahatan yang meningkat. Ia pun meminta tim patroli ini untuk senantiasa selalu pada pagi hingga malam hari mengamankan segala aktivitas masyarakat.

“Tentunya seluruh kegiatan masyarakat bisa dilaksanakan dengan baik manakala rekan-rekan bisa hadir dan memberikan rasa aman di tengah kegiatan masyarakat,” kata Sigit usai meresmikan tim patroli perintis Presisi di Mapolda Metro Jaya, Kamis (13/1/2022).

Sepanjang tahun 2021, mantan Kabareskrim Polri ini mengatakan, 79 persen kejahatan yang terjadi adalah kejahatan konvensional dan 35 persennya merupakan kejahatan jalanan. Oleh karena itu, ia meminta kehadiran tim patroli ini dapat memberikan rasa aman pada saat masyarakat melaksanakan kegiatan.

Lebih lanjut, Sigit menyampaikan tim patroli yang dibentuk sudah dibekali dengan kemampuan mulai dari teknis hingga taktis dalam melaksanakan tugas di lapangan nanti.

Sigit pun berharap bahwa tim patroli ini dapat tampil humanis pada saat bertemu dan memberikan pelayanan masyarakat. Ia pun menekankan agar kegiatan preemtif dan preventif dikedepankan dalam melaksanakan tugas.

Adapun langkah-langkah tersebut yakni dengan memberikan edukasi ke masyarakat tentang potensi kejahatan, memberikan pesan-pesan kamtibmas sehingga masyarakat bisa lebih berhati-hati dan tidak menjadi potensi sasaran kejahatan.

“Tentunya harapan kita dengan langkah-langkah preemtif dan preventif, langkah pencegahan lebih kuat maka kejahatan yang terjadi akan jauh berkurang. Ini tentunya menjadi harapan kita semua,” ujar Sigit.

Mantan Kapolda Banten ini juga menyampaikan tim patroli ini terus melakukan hal-hal kecil yang dirasakan langsung masyarakat seperti membantu orang menyebrang.

Karena itu, Sigit meminta tim patroli ini nantinya diintegrasikan dengan layanan kepolisian 110 dan command center. Hal ini dimaksudkan agar keberadaan tim patroli ini dapat termonitor sehingga pada saat ada laporan kejahatan bisa bergerak cepat.

Dalam kesempatan ini, Sigit menekankan, kepada tim patroli perintis presisi untuk menjaga kewibawaan, menghindari pelanggaran dan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat demi mewujudkan Polri yang Presisi.

“Jaga terus kemampuan rekan-rekan, tingkatkan bila perlu kembangkan sehingga polisi bisa berada dan hadir di seluruh ruang-ruang kosong dimana masyarakat merasakan kehadiran rekan-rekan. Dengan kehadiran rekan-rekan rasa aman bisa diwujudkan,” tutup Sigit. (****)

MS

Kapolri Resmikan Tim Patroli Perintis Presisi Polda Metro: Harus Humanis

 

 

Jakarta (DETIK) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hari ini meresmikan tim patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya. Dalam arahannya, dia menekankan semua anggota yang terlibat dalam tim patroli tersebut untuk bersikap humanis dalam bertugas.

“Tentunya saya berharap rekan-rekan bisa tampil dengan humanis pada saat bertemu dan berikan layanan kepada masyarakat. Rekan-rekan melakukan langkah-langkah dari kegiatan preemtif memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap potensi kejahatan dan memberikan edukasi kamtibmas,” kata Listyo di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/1/2022).

Listyo Sigit secara khusus menaruh harapan besar kepada tim patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya. Dia berharap tim ini bisa menjadi jawaban dari permintaan rasa aman di tengah masyarakat.

Sigit pun meminta anggota bersikap humanis. Namun tidak ragu untuk bersikap tegas dalam mengemban tugas memberikan perlindungan.

“Tampil humanis berikan pelayanan baik tapi jangan ragu-ragu lakukan langkah tegas dan berwibawa,” katanya.

Untuk diketahui, tim patroli Perintis Polda Metro Jaya ini berawal dari tuntutan masyarakat terkait keamanan di malam hari. Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran lalu menyikapinya dengan membentuk tim khusus. Tim itu awalnya dinamakan Dream Team.

“Banyak masukan melalui media sosial untuk mengantisipasi kejahatan pada malam hari. Saya berencana akan membuat sebuah ‘dream team’ yang akan melahirkan heroes-heroes baru untuk mengawal masyarakat supaya boboknya tenang,” kata Fadil Imran di sela-sela pembukaan ‘Kapolda Cup 2021’ di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (30/10/2021).

Fadil mengatakan Dream Team ini akan menjadi satu kesatuan dari tim-tim patroli yang ada di semua polres jajaran Polda Metro Jaya. Tim yang dibentuk dari Satuan Sabhara ini akan dilatih sehingga memiliki kemampuan yang seragam.

“Ya nanti akan kita satukan, kita akan seragamkan, tapi quality control kita bangun bersama. Alatnya, skill-nya, pengetahuannya kita seragamkan,” ucapnya.

“Kemampuannya saya latih, kemampuan mengemudi, kemampuan pengetahuan tentang HAM, kemampuan tentang komunikasi, kemampuan tentang kejahatan dan bagaimana transformasi Polri yang diharapkan pimpinan,” sambungnya.

Mantan Kapolda Jawa Timur ini mengatakan Dream Team ini diharapkan menjadi ‘kelelawar’ pada malam hari. Dream Team akan bertugas pada malam hari hingga jelang pagi hari.

Fadil Imran mengatakan pihaknya akan melatih anggota Sabhara ini agar dalam pelaksanaan penindakannya tidak melanggar SOP hingga pengetahuan tentang HAM sehingga ia tidak khawatir ketika dalam penindakan itu anggota patroli melakukan kesalahan.

Tim ini juga nantinya akan diberi pelatihan agar memahami undang-undang yang melekat kepada dirinya.

“Demikian juga dia memahami undang-undang yang melekat pada dirinya. Menggeledah orang, memeriksa orang yang namanya tertangkap tangan dan sebagainya. Ini semua harus kita latih dan kita siapkan.” katanya.

Tim ini, kata Fadil, akan menjadi wajah baru Polda Metro Jaya di malam hari. Fadil memastikan dengan adanya tim ‘kelelawar’ ini, tidak ada tempat untuk penjahat bersembunyi. (****)

 

 

MS

Kapolri Minta Jajaran Gelar Kegiatan ‘Temu Warga’, Proaktif Bantu Masyarakat

 

 

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terus melakukan pembenahan di tubuh Polri. Terbaru, dia meminta jajarannya menggelar kegiatan ‘Temu Warga’.

Kapolri berharap lewat agenda itu, polisi proaktif untuk mendengar dan menyelesaikan persoalan masyarakat secara langsung.

Perintah tersebut disampaikan Sigit dalam video conference analisis dan evaluasi kepada seluruh jajaran di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (12/1/2022).

Kapolri memberi arahan agar institusi Korps Bhayangkara ke depannya semakin dicintai dan diharapkan masyarakat.

Sigit cukup lama melakukan analisis dan evaluasi kepada jajarannya, tepatnya sejak pukul 10.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Sigit berharap, dengan adanya kegiatan tersebut seluruh personel kepolisian pada 2022 ini dapat menyiapkan program terbaik serta melakukan perbaikan-perbaikan.

Dalam pengarahannya, Sigit menekankan jajarannya agar terus melakukan perbaikan pelayanan publik dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Menurut Sigit, semangat perubahan itu sebagaimana dengan transformasi Polri yang Presisi. Kepolisian mau tidak mau harus melakukan perubahan untuk mewujudkan polisi yang diharapkan dan dicintai masyarakat.

Guna menjaga kepercayaan publik, mantan Kapolda Banten ini menginstruksikan seluruh jajarannya untuk mencegah terjadinya penyimpangan atau pelanggaran.

Sigit ingin personel kepolisian jadi sosok yang memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Lanjut Sigit, polisi juga harus mampu menyelesaikan masalah di lapangan, menjadi problem solver, menegakkan hukum dengan tegas dan humanis, serta menjadi representasi kehadiran negara di kala masyarakat membutuhkan kehadiran Polri.

“Di mana Polri harus hadir dan keberpihakan kepada masyarakat yang selama ini membutuhkan adanya nilai keadilan harus terus ditingkatkan. Khususnya responsif terhadap apa yang menjadi kemauan masyarakat,” ucap Kapolri.

Serius Hadapi 2022, Kapolri Beri Arahan di Program Anev, “Mungkin ini Anev Terlama”

 

Jakarta — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar acara video conference terkait analisa dan evaluasi (Anev) kepada seluruh jajaran di Mabes Polri, Jakarta.

Dalam kegiatan itu, Kapolri memberikan arahan bagi anggota Korps Bhayangkara supaya tetap dicintai dan diharapkan oleh masyarakat.

Sigit berharap, dengan analisa dan evaluasi ini, seluruh personel kepolisian dapat menyiapkan program serta melakukan perbaikan kinerja di tahun 2022.

“Terima kasih rekan-rekan yang telah mengikuti rangkaian Anev ini dari pukul 10.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB, ini mungkin ini Anev terlama. Semoga ini bermanfaat bagi rekan-rekan untuk mengisi program kegiatan kita di tahun 2022 ini, menjadi lebih baik dari tahun 2021,” kata Sigit kepada seluruh jajarannya, Rabu (12/1/2022).

Dalam pengarahannya, mantan Kapolda Banten tersebut, menekankan kepada seluruh jajarannya untuk menatap dan menghadapi tahun 2022 dengan terus melakukan perbaikan pelayanan publik dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Korps Bhayangkara.

Menurut Sigit, semangat perubahan itu harus bersinergi dengan program transformasi Polri yang Presisi.

Dewasa ini, kata Sigit, kepolisian mau tidak mau harus melakukan perubahan untuk mewujudkan polisi yang diharapkan dan dicintai oleh masyarakat.

“Kemudian dihadapkan dengan bagaimana menuju transformasi Polri yang Presisi. Terkait dengan posisi Polri di mata masyarakat, tingkat kepercayaan dan kepuasan, tadi sudah kita ukur. Dinamika yang ada, kapan kepuasan, kepercayaan publik meningkat dan kapan kepercayaan publik itu turun,” ujar mantan Kabareskrim Polri itu.

Guna menjaga kepercayaan publik, Sigit menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk mencegah terjadinya penyimpangan atau pelanggaran.

Ke depannya, Sigit menginginkan, personel kepolisian menjadi sosok yang memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Menurut Sigit, semangat perubahan itu harus bersinergi dengan program transformasi Polri yang Presisi.

Dewasa ini, kata Sigit, kepolisian mau tidak mau harus melakukan perubahan untuk mewujudkan polisi yang diharapkan dan dicintai oleh masyarakat.

“Kemudian dihadapkan dengan bagaimana menuju transformasi Polri yang Presisi. Terkait dengan posisi Polri di mata masyarakat, tingkat kepercayaan dan kepuasan, tadi sudah kita ukur. Dinamika yang ada, kapan kepuasan, kepercayaan publik meningkat dan kapan kepercayaan publik itu turun,” ujar mantan Kabareskrim Polri itu.

Guna menjaga kepercayaan publik, Sigit menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk mencegah terjadinya penyimpangan atau pelanggaran.

Ke depannya, Sigit menginginkan, personel kepolisian menjadi sosok yang memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Lalu, kata Sigit, polisi juga harus mampu menyelesaikan masalah di lapangan, menjadi pemberi solusi (problem solver), menegakan hukum dengan tegas dan humanis, serta menjadi representasi kehadiran negara di kala masyarakat membutuhkan kehadiran Polri.

“Di mana Polri harus hadir dan keberpihakan kepada masyarakat yang selama ini membutuhkan adanya nilai keadilan harus terus ditingkatkan. Khususnya responsif terhadap apa yang menjadi kemauan masyarakat,” ucap Sigit.

Dalam evaluasi ini, Sigit menekankan kepada seluruh jajarannya untuk bekerja lebih keras lagi meningkatkan kepercayaan publik yang belakangan ini menurun.

Menurutnya, hal itu bisa dilakukan dengan turun secara langsung ke lapangan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat.

Kapolri menekankan untuk seluruh personel kepolisian terutama di level pimpinan untuk tidak enggan dan sungkan menemui masyarakat secara langsung dengan siapapun dia tanpa memandang status sosial ataupun jabatannya.

Karena, lanjut Sigit, kegiatan temu warga merupakan upaya jemput bola sekaligus langkah proaktif Polri untuk menghilangkan sumbatan komunikasi dan bisa memperkuat hubungan antara polisi dan warga.

Tak hanya itu, hal tersebut juga menjadi jembatan komunikasi bagi masyarakat yang frustasi dan berpersepsi negatif ke kepolisian.

“Terkait dengan pembinaan dan perbaikan terus kita lakukan untuk meningkatkan dan mengembalikan kepercayaan masyarakat.

Karena Polri betul-betul bisa hadir melaksanakan tugas pokok secara profesional, kita tidak anti kritik dan perbaiki koreksi-koreksi yang diberikan masyarakat dan betul-betul bisa diperbaiki,” tutur Sigit.

Pada kesempatan ini, Sigit juga mengingatkan instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal menjaga dan menciptakan iklim investasi yang kondusif, aman dan damai.

Tak hanya itu, Sigit menyatakan, Polri juga harus melakukan kesiapan dan antisipasi sejak dini terkait dengan agenda event nasional maupun internasional yang akan diselenggarakan di Indonesia saat Pandemi Covid-19.

Dengan tetap memperhatikan faktor kesehatan, Sigit menyatakan, hal itu juga akan meningkatkan pertumbuhan perekonomian.

“Proses perjalanan event tersebut, ini pertaruhan Indonesia di mata dunia dan kewajiban Polri dari sisi menjaga kamtibmas dapat berjalan dengan baik. Semua sudah mendengar dari rekan-rekan yang bertugas di bidang pencegahan, penegakan hukum, pemeliharaan harkamtibmas dan kita saat ini dalam posisi menyamakan gerakan,” papar Sigit.

Sigit mengatakan, aspirasi dan harapan masyarakat yang berkembang kepada institusi Polri, itu merupakan masukan dan harapan dari masyarakat untuk menjadikan Korps Bhayangkara sebagai lembaga yang dicintai masyarakat.

Karena itu, Sigit meminta, kepolisian jangan lelah untuk terus melakukan evaluasi atas segala masukan yang ada.

“Potret dan warna yang disampaikan masyarakat bagaimana menyukai polisi dan tidak menyukai polisi, harapan dan hal-hal yang bisa diwujudkan Polri, hal-hal yang buat Polri dipercaya dan tidak, itu semua kita harus pahami, tinggal bagaimana menguatkan dan membesarkan hal yang meningkatkan kepercayaan. Dan kurangi hal-hal yang mengurangi kepercayaan Polri. Kita harus jaga 400 ribu lebih anggota dan institusi. Ada harapan yang baik jika bertemu dengan polisi,” tutup Sigit. (****)

MS

Kapolri Instruksikan Jajaran Jangan Enggan Temui Warga dan Jaga Kepercayaan Publik

 

 

JAKARTA. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar Video Conference (Vicon) analisa dan evaluasi kepada seluruh jajaran di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Dalam kegiatan itu, Ia juga memberikan arahan untuk menjadi institusi Korps Bhayangkara ke depannya semakin dicintai dan diharapkan oleh masyarakat.

Sigit berharap, dengan analisa dan evaluasi ini, seluruh personel kepolisian dapat menyiapkan program serta melakukan perbaikan yang lebih baik di tahun 2022.

“Terima kasih rekan-rekan yang telah mengikuti rangkaian Anev ini dari pukul 10.00 sampai pukul 18.00 WIB mungkin ini Anev terlama. Semoga ini bermanfaat bagi rekan-rekan untuk mengisi program kegiatan kita di tahun 2022 ini, menjadi lebih baik dari tahun 2021,” kata Sigit kepada seluruh jajarannya, Rabu (12/1/2022).

Dalam pengarahannya, mantan Kapolda Banten tersebut, menekankan kepada seluruh jajarannya untuk menatap dan menghadapi tahun 2022 dengan terus melakukan perbaikan pelayanan publik dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Korps Bhayangkara.

Menurut Sigit, semangat perubahan itu sebagaimana dengan transformasi Polri yang Presisi.

Dewasa ini, kata Sigit, kepolisian mau tidak mau harus melakukan perubahan untuk mewujudkan polisi yang diharapkan dan dicintai oleh masyarakat.

Guna menjaga kepercayaan publik, Sigit menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk mencegah terjadinya penyimpangan atau pelanggaran.

Ke depannya, Sigit menginginkan, personel kepolisian menjadi sosok yang memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Lalu, kata Sigit, polisi juga harus mampu menyelesaikan masalah di lapangan, menjadi problem solver, menegakkan hukum dengan tegas dan humanis, serta menjadi representasi kehadiran negara di kala masyarakat membutuhkan kehadiran Polri.

“Di mana Polri harus hadir dan keberpihakan kepada masyarakat yang selama ini membutuhkan adanya nilai keadilan harus terus ditingkatkan. Khususnya responsif terhadap apa yang menjadi kemauan masyarakat,” ucap Sigit.

“Kemudian dihadapkan dengan bagaimana menuju transformasi Polri yang Presisi. Terkait dengan posisi Polri di mata masyarakat, tingkat kepercayaan dan kepuasan, tadi sudah kita ukur.

Dinamika yang ada, kapan kepuasan, kepercayaan publik meningkat dan kapan kepercayaan publik itu turun,” ujar mantan Kabareskrim Polri itu.

Dalam evaluasi ini, Sigit menekankan kepada seluruh jajarannya untuk bekerja lebih keras lagi meningkatkan kepercayaan publik yang belakangan ini menurun.

Menurutnya, hal itu bisa dilakukan dengan turun secara langsung ke lapangan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat.

Kapolri menekankan untuk seluruh personel kepolisian terutama di level pimpinan untuk tidak enggan dan sungkan menemui masyarakat secara langsung dengan siapapun dia tanpa memandang status sosial ataupun jabatannya.

Karena, lanjut Sigit, kegiatan temu warga merupakan upaya jemput bola sekaligus langkah proaktif Polri untuk menghilangkan sumbatan komunikasi dan bisa memperkuat hubungan antara polisi dan warga.

Tak hanya itu, hal tersebut juga menjadi jembatan komunikasi bagi masyarakat yang hopeless, frustasi dan berpersepsi negatif ke kepolisian.

“Terkait dengan pembinaan dan perbaikan terus kita lakukan untuk meningkatkan dan mengembalikan kepercayaan masyarakat. Karena Polri betul-betul bisa hadir melaksanakan tugas pokok secara profesional, kita tidak anti kritik dan perbaiki koreksi-koreksi yang diberikan masyarakat dan betul-betul bisa diperbaiki,” tutur Sigit.

Pada kesempatan ini, Sigit juga mengingatkan instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal menjaga dan menciptakan iklim investasi yang kondusif, aman dan damai.

Tak hanya itu, Sigit menyatakan, Polri juga harus melakukan kesiapan dan antisipasi sejak dini terkait dengan agenda event nasional maupun internasional yang akan diselenggarakan di Indonesia saat Pandemi Covid-19.

Dengan tetap memperhatikan faktor kesehatan, Sigit menyatakan, hal itu juga akan meningkatkan pertumbuhan perekonomian.

“Proses perjalanan event tersebut, ini pertaruhan Indonesia di mata dunia dan kewajiban Polri dari sisi menjaga kamtibmas dapat berjalan dengan baik. Semua sudah mendengar dari rekan-rekan yang bertugas di bidang pencegahan, penegakan hukum, pemeliharaan harkamtibmas dan kita saat ini dalam posisi menyamakan gerakan,” papar Sigit.

Sigit mengatakan, aspirasi dan harapan masyarakat yang berkembang kepada institusi Polri, itu merupakan masukan dan harapan dari masyarakat untuk menjadikan Korps Bhayangkara sebagai lembaga yang dicintai masyarakat.

Karena itu, Sigit meminta, kepolisian jangan lelah untuk terus melakukan evaluasi atas segala masukan yang ada.

“Potret dan warna yang disampaikan masyarakat bagaimana menyukai polisi dan tidak menyukai polisi, harapan dan hal-hal yang bisa diwujudkan Polri, hal-hal yang buat Polri dipercaya dan tidak, itu semua kita harus pahami, tinggal bagaimana menguatkan dan membesarkan hal yang meningkatkan kepercayaan. Dan kurangi hal-hal yang mengurangi kepercayaan Polri. Kita harus jaga 400 ribu lebih anggota dan institusi. Ada harapan yang baik jika bertemu dengan polisi,” tutup Sigit. (****)

 

 

 

MS


%d bloggers like this: