Archive | January 26, 2022

Tahun Pertama Jenderal Listyo Memimpin Polri, Jalan Terjal Mengawal Indonesia Lepas Landas Tinggalkan Pandemi Covid

 

 

Oleh: MEGA SIMARMATA

 

 

Jakarta, Rabu 26 Januari 2022 —- Besok, Kamis 27 Januari 2022, tepat 1 tahun Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri.

Jenderal Listyo dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada tanggal 27 Januari 2021 menggantikan Jenderal Polisi Idham Azis yang pensiun.

Jenderal Listyo menjadi Kapolri saat Indonesia tengah berada di masa sulit pandemi covid 19.

Pada bulan Januari 2021 itu Pemerintah Indonesia baru mendatangkan pasokan vaksin covid 19.

Aparat-aparat negara, Polri termasuk diantaranya, menjadi prioritas untuk divaksin, karena Presiden Jokowi memerintahkan agar TNI – Polri membantu pelaksanaan program vaksinasi ke seluruh lapisan masyarakat Indonesia di 34 Provinsi.

Sehingga seusai dilantik sebagai Kapolri, Jenderal Listyo memilih untuk sowan ke dua Ormas Islam terbesar di Indonesia yaitu Nahdatul Ulama dan Muhammadiyah di hari hari awalnya menjadi Kapolri.

Setelah itu, Jenderal Listyo nyaris tidak pernah berada di ibukota Jakarta.

Sepanjang tahun 2021, bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo berkunjung dari satu tempat ke tempat lain.

Terbang dari satu provinsi ke provinsi lain.

Memastikan program vaksinasi berjalan lancar.

Memberi bantuan sosial ke berbagai lapisan masyarakat.

Mengecek langsung ke lapangan pelaksanaan penyekatan di di berbagai wilayah saat tiba waktunya hari besar keagamaan.

Polri menghadapi dilema sebab masyarakat diharuskan putar balik dan membatalkan niat mereka untuk mudik demi mencegah penyebaran covid.

Listyo terus bergerak sangat lincah dan dinamis dari hari ke hari, dari minggu ke minggu, dan dari bulan ke bulan, sepanjang satu tahun ini.

Termasuk saat Makassar di guncang BOM yaitu di Gereja Katedral Makassar saat sedang berlangsung Misa Minggu Palma.

Di hari yang sama, Listyo terbang ke Makassar bersama Panglima TNI untuk mengecek lokasi pemboman di Gereja Katedral Makassar.

 

 

 

 

Kunjungan-kunjungannya ke daerah, tak hanya melulu urusan vaksin.

Sepanjang tahun 2021, terjadi beberapa bencana alam dalam skala besar.

Antara lain di NTT dan Jawa Timur.

Jenderal Listyo dengan cepat mengirimkan bantuan, dilanjutkan mengunjungi lokasi bencana.

Intinya adalah tahun pertama Jenderal Listyo memimpin Polri, penuh dengan tantangan untuk terus mengawal Indonesia agar bisa lepas pandas meninggalkan pandemi covis ini.

Saat Kapolri menghadiri rapat kerja dengan Komiso III DPR RI hari Senin 24 Januari 2022, Jenderal Listyo mendapat apresiasi dan pujian yang tinggi dari semua anggota dewan atas kinerja sangat baik Polri sepanjang satu tahun membantu Pemerintah memvaksin masyarakat Indonesia.

Komisi III DPR terpukau dan kagum atas totalitas Polri unruk ikut berperan serta memberikan vaksinasi di semua provinsi.

Apresiasi dan pujian para anggota dewan ini memang sangat pantas diberikan kepada Institusi Polri.

Seluruh Kapolda menjalankan perintah Kapolri dengan sangat baik untuk urusan vaksinasi.

Tidak ada Kapolda yang bisa berleha leha.

Tidak ada Kapolres yang bisa berleha leha

Tidak ada Kapolsek yang bisa berleha leha

Semuanya mereka bekerja sangat baik sepanjang tahun 2021.

Semua bekerja dengan sangat mengagumkan melaksanakan perintah Kapolri agar Polri membantu Pemerintah melaksanakan program vaksinasi nasional.

Jenderal Listyo, nyaris tak pernah beristirahat.

Dari hari Senin sampai Minggu, Kapolri bekerja.

Tidak ada istilah libur untuk Kapolri.

Tidak ada istilah weekend untuk Kapolri.

Tujuh hari dalam seminggu Kapolri bekerja dengan semangat yang tinggi dan konsistensi untuk mengerahkan seluruh kemampuan Polri berbuat yang terbaik untuk masyarakat Indonesia.

Tahun pertama yang dilalui Jenderal Listyo memimpin penuh lika liku dan harus melewati jalan terjal memimpin Polri di masa pandemi.

Bukan hal yang mudah memimpin sebuah institusi besar seperti Polri di saat negara sedang dihimpit dan diterjang wabah penyakit seperti covid ini.

Tapi Jenderal Listyo mampu melewati segala tantangan.

Ke depan, semoga Jenderal Listyo dapat terus mempertahankan dan melanjutkan kinerjanya yang sangat amat baik.

Dengan pertolongan Tuhan, semoga Indonesia bisa segera lepas landas meninggalkan pandemi ini.

Dan Polri, harus tetap setia berada dan bersama sama dengan rakyat Indonesia, dalam situasi apapun.

Selamat bekerja untuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan terus melanjutkan tugas-tugas yang mulia untuk kepentingan bangsa, negara dan rakyat Indonesia. (****)

MS

Kapolri Bertemu Kepala Polisi Malaysia di Mabes Polri, Bahas Pekerja Migran dan Pandemi Covid

 

 

Jakarta —- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertemu dengan Kepala Kepolisian Malaysia (Inspector General of Police) Tan Sri Acryl Sani bin Abdullah Sani di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (25/1/2022).

Mereka membahas salah satu isu yang kerap kali diketahui banyak orang, yakni permasalahan pekerja migran indonesia (PMI).

Listyo Sigit menyampaikan, dalam menyelesaikan masalah buruh migran perlu sinergitas, komunikasi dan koordinasi kedua pihak, terutama yang menggunakan jalur ilegal.

Dia berharap tidak ada lagi kasus yang muncul terkait dengan kerugian yang dialami WNI di Malaysia.

“Terkait dengan isu, khususnya di sini beberapa waktu lalu baru juga menghadapi isu imigran gelap yang masuk ke sana dan menyelundup. Kalau kita lihat dari data hampir setiap hari selalu ada dan ini akan sangat bagus jika melalui jalur legal,” kata Sigit dalam pertemuan tersebut.

Mantan Kapolda Banten ini juga menyebut bahwa permasalahan munculnya penyelundupan PMI secara ilegal karena kebanyakan melalui jalur-jalur tikus.

Karena itu, Sigit menekankan adanya kerjasama antara kedua negara untuk kemudahan proses monitoring dan koordinasi apabila munculnya peristiwa sama kedepannya.

“Kita ingin semua yang bekerja di luar, kita bisa ikuti perkembangannya. Kalau kemudian ada sesuatu lebih mudah untuk berkoordinasi,” ujar eks Kabareskrim Polri ini. (****)

MS

 

Kapolri Sambut Penandatanganan Kesepakatan Ekstradisi Indonesia-Singapura

 

 

Jakarta —- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyambut baik penandatanganan perjanjian ekstradisi antara Indonesia dengan Singapura. Perjanjian itu diyakini akan mengoptimalkan penegakan hukum serta pemberantasan kejahatan lintas negara.

“Dalam proses penegakan hukum, hal itu akan semakin mengoptimalkan pencegahan serta pengungkapan kasus kejahatan transnasional kedepannya,” kata Listyo dalam keterangan tertulis, Rabu (26/1/2022).

Listyo mengatakan, di tengah perkembangan zaman, potensi tantangan dari modus kejahatan terus berkembang. Menurutnya, pelaku kejahatan mulai memanfaatkan perkembangan teknologi.

Dia menyebut dengan teknologi, pelaku kejahatan bisa bergerak tanpa melihat batas negara. Sehingga, kata dia, perlu ada kerja sama dan sinergitas antar negara dalam pencegahan dan pemberantasan kejahatan transnasional.

Listyo mengatakan perjanjian ekstradisi Indonesia dan Singapura menjawab tantangan dari perkembangan lingkungan yang berubah dengan cepat dan tidak menentu. Hal itu, kata dia, berdampak terhadap stabilitas keamanan.

Listyo berharap perjanjian ekstradisi dapat meningkatkan peran polisi dalam penegakan hukum. Baik kasus tindak pidana korupsi, pencucian uang, suap, perbankan, narkotika, hingga terorisme.

“Semangat perjanjian ekstradisi tersebut sejalan dengan komitmen Polri dalam rangka menjalankan tugasnya sebagai aparat penegak hukum di Indonesia. Serta mencegah adanya gangguan stabilitas keamanan,” ucap jenderal bintang empat itu.

Dalam pencegahan tindak pidana korupsi, Listyo menyebut Polri tengah membentuk Korps Pemberantasan (Kortas) Tindak Pidana Korupsi. Selain pencegahan, Kortas itu nantinya akan memperkuat kerja sama hubungan internasional hingga penelusuran aset.

Pembentukan Kortas Korupsi disebut sejalan dengan cita-cita dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menginginkan pemberantasan korupsi dilakukan secara fundamental dan komprehensif. Upaya itu diyakini dapat menyelamatkan kepentingan rakyat dan mencegah korupsi.

“Dengan adanya upaya pencegahan tindak pidana korupsi hal itu menghindari terjadinya kerugian negara. Selain itu, untuk pemulihan kerugian negara yang diakibatkan dari praktik korupsi, maka akan dilakukan tracing dan recovery asset,” kata mantan Bareskrim Polri itu.

Listyo membeberkan capaian Polri dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Menurutnya, kerugian negara menurun 6,2% pada 2021 dibanding 2020. Sementara itu, keuangan negara yang berhasil diselamatkan Polri meningkat 18,5%.

Selain itu, Listyo mengatakan Polri berhasil menyelesaikan 2.601 kasus kejahatan transnasional atau setara 52% sepanjang 2021. Angka itu di luar dari tindak pidana narkoba.

Jumlah kejahatan transnasional yang dilaporkan pada 2021 sebesar 5.000 kasus. Angka itu menurun 698 kasus atau 12,2% dibanding 2020.

Kemudian, penyelesaian perkara sebesar 2.601 kasus. Hal itu meningkat 630 kasus atau 31,9%. Adapun, kejahatan transnasional yang paling banyak terungkap adalah siber, pencucian uang, perbankan dan uang palsu. (****)

MS


%d bloggers like this: