Tag Archives: Kapolri

Orasi Kapolri dari Mobil Komando Demo: Suara Mahasiswa Suara Demokrasi!

 

 

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit berorasi dari atas mobil komando mahasiswa demo 11 April 2021 di depan DPR. Kapolri berpesan kepada jajarannya untuk mengawal demo ini berjalan lancar.

“Saya dalam posisi yang akan memastikan bahwa seluruh aspirasi adik-adik mahasiswa semua tersampaikan dan kami akan membantu menjaga agar seluruh proses berjalan dengan aman. Oleh karena itu saya titip juga pada seluruh anggota, tolong kawal, tolong jaga adik-adik kita. Ini anak-anak kita, ini teman-teman kita,” kata Kapolri di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (11/4/2022).

“Jaga mereka, kawal, jangan sampai ada yang menunggangi karena suara aspirasi mahasiswa adalah suara akademisi, suara murni dan itu harus dijaga harus selalu dikawal dan kami siap untuk mengawal semua aspirasi teman-teman mahasiswa,” ujar Kapolri.

Dari kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, mereka yang naik ke mobil komando bersama Kapolri adalah Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Rachmat Gobel, dan Lodewijk F Paulus.

Mereka naik ke mobil komando massa mahasiswa. Mereka melakukan dialog dengan massa mahasiswa yang hadir di lokasi menggunakan pengeras suara. (****)

MS

Instruksi Kapolri Jelang Demo 11 April: Kawal dengan Humanis dan Awasi Penyusup

 

 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan instruksi kepada seluruh jajarannya jelang aksi Demo 11 April yang akan dilakukan oleh mahasiswa. Sigit meminta jajarannya mengawal dan mengamankan aksi demonstrasi dengan mengedepankan pendekatan humanis.

Hal itu diinstruksikan Kapolri saat menggelar video conference bersama seluruh jajaran baik dari tingkat Mabes Polri Polda dan Polres jajaran.
“Polri memberikan dan menjamin setiap warga negara untuk untuk menyampaikan aspirasinya atau memberikan ruang demokrasi. Oleh karena itu, pendekatan humanis harus terus dilaksanakan dalam mengawal aksi demonstrasi,” kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Minggu (10/4).

Sigit memastikan, Polri memiliki komitmen dalam rangka menjunjung tinggi HAM dan nilai-nilai demokrasi di Indonesia.

Korps Bhayangkara akan berpegang teguh pada dalam UUD 1945 maupun UU soal kebebasan berpendapat dan berekspresi yang merupakan bagian dari HAM sehingga diberikan perlindungan secara universal.

Eks Kapolda Banten itu menegaskan, Polri tetap akan menjalankan tugasnya dalam memberikan jaminan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Sigit berharap, demonstrasi 11 April diharapkan mampu menghormati dan menjaga kesucian serta kekhusyukan umat Islam yang sedang menjalani ibadah Puasa Ramadhan.

“Sebab itu, humanis harus terus dilaksanakan. Apalagi, karena saat ini bulan Ramadhan, kesucian dan kekhusyuan bagi umat muslim yang sedang menjalani puasa tetap harus kita perhatikan,” ujar Sigit.

“Sebab itu, humanis harus terus dilaksanakan. Apalagi, karena saat ini bulan Ramadhan, kesucian dan kekhusyuan bagi umat muslim yang sedang menjalani puasa tetap harus kita perhatikan,” ujar Sigit.

Eks Kadiv Propam itu mengimbau jajarannya maupun peserta aksi untuk sama-sama mengantisipasi adanya penumpang gelap atau oknum yang berusaha menunggangi demonstrasi tersebut.

Menurut Sigit, antisipasi penumpang gelap dari kepolisian dan peserta aksi, maka aspirasi yang disampaikan bisa berjalan dan tersalurkan dengan baik tanpa adanya noise atau sumbatan komunikasi.

Sigit meyakini, aspirasi yang disampaikan mahasiswa dan masyarakat bisa diterima dengan baik dan ditindaklanjuti oleh para pemangku kebijakan. Ia juga meyakini mahasiswa juga tidak ingin dan berharap aksinya disusupi oleh oknum yang tak bertanggung jawab.

“Sehingga penyampaian pesan ini betul-betul tersampaikan dengan jernih tidak ada noise.

Dengan begitu, para pengambil keputusan, pemangku kebijakan, mendengarkan dengan jelas, kemudian segera bisa ditindaklanjuti pesan tersebut tanpa terganggu oleh noise-noise tersebut. Ini tentunya menjadi tanggung jawab kita bersama,” jelas Sigit.

Terkait penumpang gelap atau oknum yang berusaha menciderai aspirasi mahasiswa dan masyarakat.

Sigit memastikan, Polri akan memberikan tindakan tegas kepada mereka yang mencoba memanfaatkan aksi demo 11 April yang ingin mengambil keuntungan untuk kepentingan segelintir kelompok.

“Tapi terhadap kelompok-kelompok penyusup yang akan menunggangi tolong dari rekan-rekan untuk mengawasi betul. Kalau sampai terjadi pemicu kemudian terjadi hal yang sifatnya anarkis dan kita harus melakukan penegakan hukum, tarik sampai ke atas hingga sampai tuntas dan itu semuanya akan kita proses. Karena Polri ingin gerakan mahasiswa betul-betul berjalan aman, tertib dan aspirasinya tersampaikan,” tutup Sigit.

“Sekali lagi saya imbau, mari bersama-sama kita jaga kesucian bulan Ramadhan. Sampaikan aspirasi dengan tertib dan damai. Semoga saudara-saudara kita umat Muslim bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan lancar hingga akhir,” tutup Kapolri. (****)

MS

Kapolri Bentuk Satgas Minyak Goreng Bareng Menperin, Ini Tugasnya

 

Jakarta (DETIK) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk Satuan Tugas (Satgas) bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita terkait minyak goreng. Apa saja tugasnya?

“Untuk memastikan ketersediaan di pasar betul-betul ada, kami bersama Pak Menperin membentuk satgas gabungan, di mana satgas gabungan ini kita tempatkan mulai di level pusat, para produsen, dan di kantor pusat,” kata Sigit di Mabes Polri, Senin (4/4/2022).

Dia mengatakan personel satgas gabungan itu bakal ditempatkan di beberapa produsen besar minyak goreng. Personel dari Polri dan Kemenperin bakal berjaga selama 24 jam mengawasi proses produksi minyak goreng.

“Kita tempatkan personel dari polisi dan dari Kementerian Perindustrian khususnya di beberapa produsen besar melekat 24 jam untuk mengawasi proses produksinya,” ucapnya.

Hal itu ditujukan untuk menjamin produksi minyak goreng berjalan lancar.

“Sehingga kita bisa pasti apakah terkait dengan produksi yang sudah menjadi komitmen itu benar-benar bisa dilaksanakan. Karena memang ada kekhawatiran, ada keragu-raguan terkait dengan penggantian dan itu sudah ditegaskan bahwa semuanya yang sudah diikat dengan kontrak dengan Badan Sawit itu akan diberikan subsidi. Oleh karena itu, tugas produsen memastikan produksinya sesuai kontrak. Kalau ini bisa berjalan 50 persen saja seharusnya di pasar terpenuhi,” ujarnya.

Dia mengatakan personel Satgas bakal di distributor. Dia menegaskan personel dari Satgas pusat, satgas daerah hingga Bhabinkamtibmas bakal mengawasi distribusi minyak goreng. (****)

MS

Kapolri targetkan satu juta WNI tervaksin Selasa ini

 

 

Jakarta (ANTARA) – Kepala Polisi Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menargetkan sedikitnya satu juga warga negara Indonesia (WNI) dapat layanan vaksin melalui program Vaksinasi Polri Presisi Serentak, Selasa.

“Kita melaksanakan vaksinasi serentak gabungan dengan 34 provinsi, target minimal hari ini di angka satu juta seratus,” kata Listyo saat menyambangi gerai vaksin di Universitas Tri Sakti, Grogol, Jakarta Barat.

Menurut Listyo, target tersebut harus tercapai agar kekebalan tubuh masyarakat semakin meninggi menjelang Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri tahun ini.

Dia memperkirakan aktivitas warga akan meningkat terutama saat masa mudik tahun ini dan hal ini dapat dipastikan terjadi karena pemerintah sudah membuka pintu bagi masyarakat untuk itu.

“Diperkirakan sampai kurang lebih ada 70 sampai 80 juta masyarakat yang melaksanakan mudik. Tentunya ini adalah angka yang sangatlah besar,” katanya.

Dengan tingginya percepatan vaksin tahap satu, dua, tiga atau penguat (booster) menjelang Ramadhan, polisi berpangkat bintang empat itu meyakini bahwa sebaran kasus akan terkendali pasca Lebaran nanti.

Lebih lanjut, Listyo sendiri mengapresiasi kinerja jajarannya di wilayah DKI lantaran capaian vaksinasinya saat ini sudah di atas 100 persen.

Oleh karena itu, dia menetapkan target kepada Polda Metro Jaya untuk memvaksin 110.000 warga dalam program itu pada hari ini.

“Saya harap program ini di DKI Jakarta dan provinsi lain bisa berjalan dengan maksimal demi meningkatkan kekebalan tubuh warga dan pengendalian jumlah kasus,” demikian Kapolri Listyo. (****)

MS

Perintah Kapolri Kepada Seluruh Kapplda : Cek ketersediaan minyak goreng jelang Ramadhan

 

 

Jakarta (ANTARA) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh Kapolda dan jajaran untuk melakukan pengecekan setiap hari terkait ketersediaan minyak goreng jenis curah demi memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang bulan Ramadhan.

“Dan tentunya tempat-tempat lain nanti Kapolda dengan tim satgas dicek dan diikuti setiap harinya. Termasuk tempat yang kosong dimana untuk diinformasikan, sehingga kemudian bisa dihubungi para distributor yang sudah dicatat untuk mengisi wilayah yang kosong,” kata Sigit.

Instruksi tersebut disampaikan Sigit usai meninjau langsung pihak produsen di PT Smart, Rungkut, Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (26/3/2022).

Hal itu merupakan rangkaian kunjungan kerja Kapolri untuk memastikan ketersediaan dan harga penjualan minyak goreng curah untuk masyarakat.

Menurut Sigit pengawasan dan pemantauan kepolisian tersebut untuk memberikan kepastian serta jaminan kepada masyarakat bahwa minyak goreng jenis curah stoknya terjamin dan harga penjualannya sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Dengan adanya komitmentersebut, Sigit mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan tenang dalam memenuhi kebutuhan minyak goreng, khususnya di saat menunaikan ibadah puasa.

“Jadi tentunya hal-hal yang harus terus kita cek dan kemudian kita pastikan seluruh kegiatan distribusi berjalan baik. Ini akan kita ikuti terus. Mudah-mudahan ketersediaan minyak curah, dan harga eceran tertinggi betul-betul ada di pasaran khususnya di Ramadhan,” ucap Kapolri.

Terkait kunjungannya di PT Smart, Sigit menyatakan mendapatkan laporan bahwa pihakprodusen mampu memproduksi minyak goreng sebanyak 250 ton untuk memenuhi kebutuhan dari masyarakat di Jawa Timur.

“Kemudian tadi dari hasil diskusi, pihak produsen siap untuk tingkatkan produksi kebutuhan minyak curah dan tentunya kita akan komunikasikan dengan Kementerian Perindustrian untuk bisa diberikan tambahan lebih,” kata Kapolri.

Pihaknya juga langsung menanyakan ke beberapa distributor yang mendapatkan penugasan dari PT Smart untuk membagikan dan menyalurkan ke seluruh wilayah Jawa Timur.

Sebelum meninjau PT Smart, Kapolri dan Forkopimda Jawa Timur juga telah mengecek secara langsung ketersediaan minyak goreng khususnya jenis curah dan harga penjualannya di Pasar Wonokromo, Jawa Timur. (****)

MS

Pastikan Pengamanan Berjalan Baik, Kapolri Tinjau 91 Command Center di Bali

 

 

Nusa Dua – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengecek kesiapan 91 Command Center untuk memastikan proses pengamanan seluruh rangkaian event internasional yang akan digelar di Provinsi Bali, berjalan optimal dan baik.

“Baru saja kami melaksanakan pengecekan terhadap pos Command Center yang dipersiapkan untuk menghadapi berbagai macam kegiatan internasional. Di antaranya adalah Presidensi G-20,” kata Sigit usai meninjau 91 Command Center di The Nusa Dua Bali, Sabtu (19/3/2022).

Mantan Kabareskrim Polri itu menjelaskan, TNI-Polri merupakan leading sector dalam rangka melakukan pengamanan terhadap seluruh event internasional yang dilaksanakan di Indonesia, salah satunya Bali.

Selain menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, kata Sigit, personel TNI-Polri juga akan menyiapkan pola pengamanan terhadap VVIP setingkat kepala negara, minister, dan pejabat tinggi negara lainnya. Sebab itu, TNI dan Polri akan memberikan pengamanan dengan optimal dan baik.

“Oleh karena itu Command Center yang baru saja kita cek tentunya merupakan salah satu, posko untuk monitor seluruh kegiatan pengamanan yang dilaksanakan baik di ring I, ring II, dan ring III,” ujar eks Kapolda Banten itu.

Sigit mengungkapkan Command Center tersebut tersambung dengan kurang lebih 1.400 CCTV atau kamera pemantau yang ada di wilayah Bali. Tak hanya itu, nantinya juga akan terhubung dengan seluruh personel yang bertugas melakukan pengamanan.

“Sehingga kemudian posko ini bisa berkomunikasi di mana pada saat diperlukan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan di lapangan, karena ada permasalahan, ada ancaman, ada gangguan di lapangan yang perlu ada pergerakan personel, secara cepat, maka dari posko ini instruksi-instruksi bisa diberikan,” ucap Sigit.

Sigit menyatakan, saat ini, 91 Command Center terus melakukan evaluasi untuk memberikan kepastian pengamanan dan penjagaan seluruh rangkaian event internasional dapat berjalan dengan baik tanpa gangguan sedikit pun.

Menurut Sigit, dengan berhasilnya seluruh event internasional, maka hal itu akan semakin membuat Negara Indonesia baik, harum, dan semakin dipercaya di mata dunia.

“Tentunya ada beberapa fitur yang terus kita lengkapi. Kita siapkan agar pengamanan terkait dengan rangkaian event-event internasional sampai Presidensi semuanya bisa berjalan dengan aman, lancar, dan baik, serta mengharumkan nama Indonesia,” tutur Sigit.

Tak hanya tersambung di Bali, Sigit memaparkan bahwa, 91 Command Center ini juga terhubung di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) khususnya Sirkuit Mandalika, yang menggelar event internasional MotoGP. Bahkan, pusat komando tersebut juga tersambung di tingkat Mabes Polri.

“Sehingga ini menjadi satu rangkaian pengawasan kemudian satu sistem monitoring dan pergerakan kekuatan lapis-lapis keluatan mulai dari mana yang harus diputuskan oleh tingkat Polres, yang ada di ring, yang dilaksanakan Polda dan mana yang diambil alih Mabes. Saya kira ini yang sedang kita siapkan. Kita terus lakukan evaluasi untuk perbaikan dalam pengamanan,” tutup Sigit. (****)

MS

Kapolri Minta HIPMI Kawal Kebijakan Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Pandemi

 

 

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendorong pengurus maupun anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mengawal serta mendukung kebijakan pemerintah terkait pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Menurut Kapolri Jenderal Listyo, sudah menjadi tantangan bagi semua unsur masyarakat untuk bersama-sama mencapai target pertumbuhan ekonomi 2022.

“Memang betul-betul harus kita jaga agar terus bisa tumbuh di atas angka lima persen. Karena menjadi syarat kita bisa terlepas dari yang biasa disebut middle income trap,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/3).

Sigit mengatakan itu saat menjadi salah satu pemateri di acara Forum Bisnis Sidang Pleno HIPMI dengan tema ‘Kolaborasi Pengusaha Muda dalam Mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional Pasca-Pandemi’ di Hotel Trans Resort Bali, Jumat (18/3).

Kapolri di hadapan anggota HIPMI kembali mengingatkan tentang pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika acara Rakernas HIPMI 2021 lalu.

Menurut Kapolri, kala itu Presiden Jokowi menyatakan kader HIPMI pasti bisa membalik tantangan menjadi sebuah peluang. Kemudian, membalikkan bencana pandemi Covid-19 menjadi sebuah kebangkitan ekonomi.

“Jadi ini, sengaja saya mengingatkan kepada rekan-rekan,” kata Sigit.

Saat ini, Sigit menambahkan bahwa pemerintah tengah melakukan berbagai macam program pemulihan ekonomi nasional.

Oleh karena itu, HIPMI diharapkan melakukan berbagai hal dalam upaya mendukung program-program tersebut.

Mulai dari melakukan sosialisasi, lalu bagaimana mengembangkan usaha-usaha dengan UMKM maupun e-commerce.

“Kemudian penyaluran KUR, serta juga kegiatan FGD dan talkshow yang tentunya semua ini kami harapkan dapat melahirkan pengusaha baru,” ujar Kapolri.

Mantan Kabareskrim Polri ini menyebut dengan adanya perkembangan lingkungan global tentunya hal tersebut juga memberikan dampak terhadap Indonesia.

Oleh karena itu, kata Kapolri, diperlukan kerja sama dan sinergi seluruh stakeholder dalam mengawal program pertumbuhan ekonomi nasional.

“Yang menjadi tantangan kita saat ini, kita berusaha untuk bisa lepas dari middle income trap,” ujarnya di hadapan anggota HIPMI. Namun, lanjut dia, di sisi lain kondisi pandemi Covid-19 yang ada sekarang ini tentunya menjadi tantangan berat.

“Yang harus dilakukan adalah konsolidasi yang kuat untuk bisa menjaga,” ucap eks Kapolda Banten itu.

Menurut Sigit, untuk terus mencapai target pertumbuhan perekonomian Indonesia, harus diiringi dengan pengendalian pandemi Covid-19 yang optimal.

Terkait hal itu, Sigit menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal keempat sebesar 5,02.

Dia pun berharap di Kuartal I-2022 bisa berada di angka 5,3 hingga 5,5.

Menurut Kapolri, berdasar data Indeks Nikkei akhir tahun lalu, Indonesia menjadi negara yang berada di urutan pertama dari segi pengendalian Covid-19. x

Sementara, dari CDC Amerika Serikat, Indonesia berada di kategori level I.

Indonesia bahkan saat ini menjadi peringkat lima di dunia terbanyak terkait penyuntikan dosis vaksin, dengan jumlah 360,8 juta.

Menurut Sigit, kerja keras seluruh stakeholder termasuk HIPMI penting untuk mendukung agar ekonomi bisa bertumbuh di tengah pandemi Covid-19.

“Karena kuncinya memang negara mana yang bisa mengendalikan laju Covid-19, maka dialah yang menjadi pemenang dan itu yang sekarang terus kita laksanakan,” ucap Sigit.

Di sisi lain, dia mengungkapkan bahwa Pemerintah Indonesia juga melakukan transformasi ekonomi dengan konsep green dan blue economy.

Menurut Kapolri, hal itu untuk menjadikan sumber kekuatan perekonomian yang baru.

“Saya kira ini memang komitmen yang harus dilakukan untuk menjaga bumi, alam dan masa depan generasi akan datang. Tolong hindari hal-hal yang bisa berdampak perusakan lingkungan. Hindari kawasan hutan lindung untuk masa depan kita,” tutur Sigit.

Tak hanya itu, Sigit menyebut, dalam semangat transformasi Presisi, Polri akan berkomitmen untuk terus mendukung dan mengawal iklim usaha dan investasi yang kondusif.

Hal itu tertuang dalam transformasi operasional dalam program kedelapan, yakni pemulihan ekonomi nasional.

Menurut Kapolri, terkait dengan kebijakan iklim investasi, Korps Bhayangkara telah membuat program Polri Presisi.

“Saya masukkan di dalam program dan kegiatan aksi kami. Tidak usah khawatir, kami pasti mendukung mengawal rekan-rekan yang memang memiliki jiwa entrepreneur dan kreativitas,” kata Sigit.

“Kami sudah sampaikan anggota terhadap kegiatan usaha tolong dikawal. Kalau kurang izin lakukan pendampingan,” ungkap Sigit.

Sigit memaparkan dalam mewujudkan komitmen iklim investasi dan usaha yang kondusif, Polri telah membentuk Satgas Mafia Tanah, Satgas Penanganan Konflik Sosial, Satgas Waspada Investasi, Satgas PEN, dan lainnya.

“Namun itu semua tentunya saya harapkan juga, agar program saya bisa berjalan bagaimana kami masuk dan lakukan pendampingan,” kata Kapolri.

Dengan demikian, lanjut Kapolri, rekan-rekan pengusaha yang tergabung dalam HIPMI bisa melaksanakan usahanya sesuai apa yang diharapkan tanpa takut memiliki masalah hukum.

“Saya juga titip pesan mari kita menciptakan iklim usaha yang baik,” papar Sigit.

Tak lupa, Sigit juga menyinggung soal bonus demografi yang akan dihadapi Indonesia.

Oleh karena itu, Sigit juga mengajak HIPMI untuk mewujudkan SDM yang unggul.

Dengan begitu, kata Sigit, pada 2045 terwujud Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh dan Indonesia emas. “Saya mengingatkan motto HIPMI jadilah pengusaha pejuang, pejuang pengusaha. Jadilah pengusaha nasional yang tak hanya tangguh di dalam negeri, tetapi tangguh di kawasan global, dengan tetap memiliki wawasan kebangsaan,” tutup Sigit. (****)

MS

Tinjau Pabrik Minyak Goreng, Kapolri : Tidak Perlu Ada Kepanikan dan Antrean Lagi

 

 

BEKASI – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pabrik minyak goreng PT Mikie Oleo Nabati Industri Bekasi, Jawa Barat, Rabu (16/3/2022). Dalam pengecekannya, Kapolri memastikan proses produksi hingga pendistribusian ke pasar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Tadi kita melihat langsung dan melakukan pengecekan untuk produksi dari PT Mikie Oleo Nabati Industri Bekasi, berjalan normal. Bahkan di bulan Februari, produksinya jauh lebih besar dari pada produksi bulan sebelumnya. Dimana mereka memproduksi 200 ribu liter setiap hari dan didistribusikan dengan jumlah yang sama,” kata Sigit dalam tinjauannya.

Dalam kesempatan itu, Sigit juga mensosialisasikan kebijakan terbaru Pemerintah Indonesia yang diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto soal subsidi harga minyak curah dari harga Rp 11.500 per liter menjadi Rp 14.000 per liter. Terkait minyak kemasan akan disesuaikan dengan nilai keekonomian.

“Tentunya dalam kesempatan ini saya imbau kepada seluruh stakeholder terkait mulai dari perusahaaan produsen kemudian perusahaan CPO yang mempersiapkan bahan baku dan juga penjual yang mendistribusikan baik di pasar modern maupun tradisional, saya harapkan untuk barang-barang bisa didistribusikan seperti biasa jangan sampai ada kelangkaan. Sehingga stok tetap terjaga,” ujar eks Kabareskrim Polri ini.

Dengan adanya kebijakan tersebut, Sigit berharap, kedepannya tidak kembali terjadi fenomena-fenomena antrean panjang dari masyarakat yang hendak mendapatkan minyak goreng dipasaran.

“Sekali lagi harapan kita kedepan dengan adanya kebijakan-kebijakan yang ada, tidak ada lagi antrean terkait dengan masyarakat yang membutuhkan minyak karena adanya kelangkaan,” ucap mantan Kapolda Banten tersebut.

Oleh sebab itu, Sigit mengimbau kepada seluruh produsen, distributor, para pedagang di pasar modern dan tradisional untuk memberikan pelayanan terbaik serta mendistribusikan minyak goreng kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. (****)

MS

Hari Ini Kapolri Cek Persediaan Minyak Goreng di Bekasi

 

 

Bekasi – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalukan pengecekan ke perusahaan montak PT Mikkie Olio di Narogong, Kota Bekasi, Rabu 16 Maret 2022. Pengecekan dilakukan untuk memastikan stok minyak masih aman.

“Tadi kita melihat secara langsung dan melakukan pengecekan bahwa untuk produksi dari PT Mikie Olio berjalan normal bahkan di bulan Februari produksi nya jauh lebih besar dari bulan-bulan biasanya,” kata Kapolri di Bekasi, Rabu 16 Maret 2022.

Kapolri menambahkan, perusahaan tersebut setiap hari telah memproduksi 200 ribu liter. Dan pendistribusiannya masih sesuai dengan jumlah produksinya.

Kapolri berharap, seluruh produk seperti kebutuhan masyarakat terutama yang menggunakan minyak curah terus berjalan normal. Untuk itu, ketersediannya akan terus dipantau.

“Diharapkan harga eceran tertinggi bisa dilaksanakan karena memang ada kebijakan dari pemerintah untuk memberikan subsidi,” kata Sigit.

Menurut Sigit, saat ini harga eceran minyak curah dibatasi Rp14 ribu per liter. Sementara untuk harga minyak kemasan akan disesuaikan dengan harga perekonomian yang ada.

“Dan saya minta seluruh produsen distributor pedagang yang ada di pasar modern dan tradisional silahkan untuk barang-barangnya di berikan pelayanan kepada masyarakat seperti biasa, karena tidak ada perlu kepanikan karena saya lihat dari beberapa produsen yang ada kita mendapatkan informasi bahwa produksi nya juga akan di kembalikan normal, tentunya ini untuk menjamin ketersediaan minyak di lapangan betul-betul,” kata Kapolri. (****)

MS

Pastikan Ketersediaan dan Produksi Minyak Goreng, Kapolri Tinjau PT Mikie Oleo Nabati

 

 

JAKARTA —- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pabrik minyak goreng di PT Mikie Oleo Nabati untuk memastikan ketersediaan hingga produksi minyak goreng guna memenuhi kebutuhan masyarakat, Rabu (16/3/2022).

“Saya melaksanakan pengecekan secara langsung terkait dengan kegiatan produksi dari PT Mikie Oleo Nabati, dimana di perusahaan ini memproduksi 2 jenis minyak yaitu kemasan dan melayani juga curah,” ungkap Sigit.

Sigit mengungkapkan, hasil dari pengecekan pihaknya, untuk produksi dari PT Mikie Oleo Nabati berjalan normal bahkan di bulan Februari produksinya jauh lebih besar dari pada bulan-bulan biasanya.

“Memproduksi kurang lebih 200.000 liter setiap hari dan didistribusikan dengan jumlah yang sama,” jelas Sigit.

Sigit mengungkapkan, kemarin ada pengumuman terkait dengan kebijakan baru harga minyak khususnya jenis curah yang dibatasi dengan harga Rp14.000. Sedangkan untuk minyak kemas akan disesuaikan dengan harga perekonomian.

Dalam kesempatan ini, Sigit pun mengimbau kepada seluruh stakeholder mulai dari perusahaan produsen, kemudian perusahaan CPO yang mempersiapkan bahan baku dan juga masyarakat yang mendistribusikan ke pasar modern dan tradisional bisa mendistribusikan minyak seperti biasa.

“Jangan sampai ada kelangkaan sehingga stok tetap terjaga. Harapan saya tentunya dengan adanya perubahan-perubahan ini antrian yang kemarin banyak terjadi pada saat operasi pasar, maka dalam beberapa hari ke depan ini segera bisa kembali normal,” ungkap Sigit.

Sigit menilai, hal yang paling penting adalah barang (minyak) berada di pasar. Khususnya untuk kebutuhan masyarakat yang banyak menggunakan minyak curah harganya akan di pantau

“Kita harapkan harga pasaran tertingginya betul-betul bisa dilaksanakan, karena ada kebijakan-kebijakan dari pemerintah untuk memberikan subsidi,” pungkasnya.

Terakhir, Sigit berharap dengan adanya kebijakan, kedepannya tidak ada lagi antrian masyarakat yang membutuhkan minyak karena adanya kelangkaan.

“Kami minta seluruh produsen distributor pedagang yang ada di pasar modern dan tradisional, silakan untuk barang-barangnya di berikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Sigit. (****)

MS

Jenderal Listyo pastikan Polri siap kawal distribusi dan ketersediaan minyak goreng subsidi

 

 

Jakarta – Kepala Kepolisian Negara RI (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya siap mengawal distribusi dan ketersediaan minyak goreng subsidi di pasaran. setelah Pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp14.000 per liter.

“Sesuai dengan apa yang sudah disampaikan oleh Bapak Menko Perekonomian, terkait dengan perubahan harga minyak curah menjadi Rp14.000 untuk harga eceran tertinggi, tentunya kami dari kepolisian siap untuk mengawal, sehingga jaminan, distribusi, kemudian ketersediaan di pasar betul-betul riil di lapangan,” kata Sigit saat menyampaikan keterangan pers usai Rapat Evaluasi Kebijakan Distribusi dan Harga Minyak Goreng di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa 15 Maret 2022.

Kapolri juga memastikan jajaran Polri akan terus bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan ketersediaan minyak goreng curah dan kemasan di pasar.

Kapolri juga menyampaikan dalam dua hari terakhir pihaknya telah melakukan pengecekan secara langsung terkait perkembangan ketersediaan dan harga minyak goreng di lapangan.

“Dari kemarin sampai tadi pagi, kami telah melakukan pengecekan secara langsung di pasar, untuk mengetahui mekanisme pasar terkait perkembangan situasi harga minyak,” ujar Sigit.

Sementara itu, sebelum mengikuti rapat di Istana Kepresidenan, Listyo Sigit dan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi meninjau pabrik minyak goreng di Cilincing, Jakarta Utara, Selasa 15 Maret 2022. (****)

 

 

 

MS

Alur Distribusi Dan Harga Minyak Di Pasar Dipastikan Kapolri Akan Diawasi

 

 

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama dengan Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi meninjau langsung pabrik minyak goreng PT. Bina Karya Prima di Cilincing, Jakarta Utara pada hari Selasa 15 Maret 2022.

Hal itu dilakukan untuk memastikan ketersediaan hingga produksi minyak goreng guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Sigit memastikan, kedepannya akan melakukan peninjauan secara langsung ke pabrik-pabrik minyak goreng lainnya untuk memastikan ketersediaan stok hingga harga penjualan minyak goreng dipasaran sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemerintah, yakni Rp14.000/liter.

“Saya akan melaksanakan pengecekan lagi ke wilayah lain, untuk memastikan sebenarnya kebijakan terkait DMO sudah berjalan dari pabrik minyak goreng sendiri. Khususnya menjual sampai dengan pasar dengan harga Rp14.000, sesuai dengan apa yang ditetapkan Pemerintah,” kata Sigit dalam tinjauannya.

Dalam pengecekannya di PT. Bina Karya Prima di Cilincing, Sigit menyebut bahwa, dari laporan pihak produsen bahwa telah mendapatkan bahan baku sesuai dengan harga eceran tertinggi.

“Saya bersama Mendag meninjau langsung terkait dengan proses mulai dari kebijakan DMO yang diputuskan beliau. Kami langsung bicara dengan para produsen CPO yang memiliki kewajiban DMO. Tadi kita tanyakan dari bahan oline dijual sesuai HET Rp10.300. Beliau terima juga dari produsen CPO dengan harga Rp 9.300. Kemudian diolah dan beliau menjual dengan harga sesuai HET Rp14.000. Beliau sampaikan bahwa proses produksinya saat ini bisa dua kali lipat dari yang biasanya,” ujar eks Kabareskrim Polri itu.

 

 

 

Dengan harga itu, kata Sigit, pihak produsen mengaku masih mendapatkan margin jika dalam melakukan penjualan minyak goreng dengan harga sesuai kebijakan Pemerintah.

Sigit menekankan, pengecekan ke pabrik-pabrik lainnya kedepan, juga bertujuan untuk melihat apa yang menjadi penyebab masih diketemukannya harga minyak goreng yang dijual dipasaran tidak sesuai dengan harga eceran tertinggi yang ditetapkan Pemerintah.

“Tentu ada hal yang nanti akan kita luruskan dan cek juga ke pabrik-pabrik lain. Apakah ada pabrik lain yang produksinya menurun ataukah ada yang tidak produksi sama sekali atau tetap normal. Menjadi catatan kita untuk melakukan pengecekan di tempat lain, terkait dengan adanya perbedaan harga yang terjadi di pasar,” ucap Sigit.

Kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolri untuk ikut memastikan produksi minyak goreng di dalam negeri.

“Saya terima kasih ke pak Kapolri ditengah kesibukannya bisa datang melihat sendiri proses DMO dengan domestik price obligation. Ketika dikerjakan dengan baik sebenarnya bisa jalan. Dalam 28 hari terakhir sudah terkumpul lebih dari 500 juta liter minyak goreng yang ada di masyarakat. Tapi keadaannya meskipun barang ada harganya belum sesuai pak Kapolri,” tutur Lutfi.

Oleh sebab itu, Lutfi menekankan, pihaknya bersama dengan jajaran Kepolisian akan bersinergi memutus praktik-praktik mafia minyak goreng yang memanfaatkan situasi demi keuntungan pribadi.

“Dan sekarang ini kita juga masih melihat kemungkinan karena tingginya harga dunia sebabkan orang-orang yang sebelumnya tidak berpikir berbuat curang bisa-bisa berbuat curang. Ini sedang kita cek, kita mau peringatkan terutama bagi mafia-mafia minyak goreng yang berusaha untuk dapatkan keuntungan sesaat, kita datang dan tertibkan, kita sikat bersama,” tutup Lutfi. (****)

MS

Kapolri-Mendag Cek Pabrik Minyak Goreng di Jakut, Ini Temuannya

 

 

Jakarta (DETIK) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengecek pabrik minyak goreng di Jakarta Utara. Pabrik yang didatangi kali ini adalah PT Bina Karya Prima Gudang Ex Hargas.

“Hari ini saya bersama Pak Mendag meninjau langsung terkait dengan proses mulai dari kebijakan DMO (domestic market obligation) yang diputuskan oleh beliau (Mendag). Kita bicara dengan para produsen CPO (crude palm oil) yang memiliki kewajiban DMO tadi,” ujar Kapolri di lokasi, Selasa (15/3/2022).

PT Bina Karya Prima Gudang Ex Hargas, jelas Kapolri, telah menerima CPO dari produsen seharga Rp 9.100 dan diolah kemudian dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, Rp 14.000.

“Proses produksinya saat ini bisa dua kali lipat dari yang biasanya dan tentunya ini menjadi catatan kami. Saya akan melaksanakan pengecekan lagi ke wilayah lain untuk memastikan sebenarnya kebijakan terkait DMO yang tadi disampaikan itu sudah berjalan,” lanjut Listyo.

“Kita akan mengecek lagi terkait dengan fenomena di pasar yang harganya melompat, sementara dari pabriknya langsung harga tetap sesuai dengan pemerintah dengan mendapatkan suplai DMO dan juga produksi dua kali lipat,” sambungnya.

Kapolri menyebut pihaknya akan mengecek pabrik-pabrik lain. Pengecekan tersebut terkait produksi minyak goreng.

Menteri Perdagangan Lutfi angkat bicara. Menurutnya, kebijakan domestic market obligation dan domestic price obligation dapat berjalan baik.

“28 hari terakhir sudah terkumpul lebih dari 500 juta liter minyak goreng yang ada di masyarakat, tetapi keadaannya meskipun barangnya ada harganya belum sesuai,” kata Lutfi.

Meski begitu, ia tak menampik potensi terjadinya kecurangan di masyarakat. Ia berjanji pihaknya akan menindak tegas mafia minyak goreng.

“Sekarang ini kemungkinan-kemungkinan karena tingginya harga dunia menyebabkan orang-orang yang sebelumnya tidak berpikir untuk berbuat curang bisa-bisa berbuat curang. Nah, ini yang sedang kita cek dan kita peringatkan terutama bagi mafia-mafia minyak goreng yang berusaha untuk mendapatkan keuntungan sesaat, kita akan datang dan kita akan tertibkan dan kita akan sikat bersama,” jelasnya. (****)

MS

Kapolri instruksikan pengetatan pengawasan ketersediaan minyak goreng

 

 

Jakarta (ANTARA) – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh kapolda memperketat pengawasan terhadap ketersediaan minyak goreng di daerah, mulai dari produksi hingga distribusi.

“Nanti tolong dipastikan untuk dipantau. Polri memastikan produsen minyak goreng sudah memproduksi sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat,” kata Listyo Sigit di Mabes Polri Jakarta, Senin.

Menurut dia, hal-hal yang perlu diwaspadai oleh jajaran Polri adalah potensi pelanggaran oleh pihak tidak bertanggungjawab dan hanya mencari keuntungan di tengah kesulitan masyarakat mendapatkan komoditas tersebut.

Potensi pelanggaran yang dimaksud antara lain upaya oknum yang menahan distribusi stok minyak goreng ke pasaran. Polisi di lapangan diminta tidak hanya sekadar memeriksa dokumen saja, melainkan juga memastikan produsen menjalankan kewajiban untuk mendistribusikan minyak goreng ke pasaran.

“Yang paling penting, harus dipastikan rekan-rekan mulai hari ini, besok, sampai dengan minggu depan, minyak goreng harus ada di lapangan. Baik di pasar modern maupun pasar tradisional. Tolong betul-betul diawasi,” jelasnya.

Kemudian, potensi pelanggaran lain yang perlu diwaspadai ialah disparitas harga penjualan di pasar internasional.

Menurutnya, ada indikasi pelanggaran aliran minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO), yang seharusnya disalurkan untuk kebutuhan rumah tangga namun justru digeser ke pasar industri, karena adanya selisih harga cukup tinggi.

“Bagaimana kemudian stok yang ada akan diusahakan untuk ditahan atau mengambil margin dengan selisih harga. Ini juga tolong rekan-rekan nanti perhatikan,” tambahnya.

Kapolri juga menginstruksikan seluruh kepala polisi satuan wilayah melakukan pengawasan ketat kepada produsen dan distributor, guna memastikan penyaluran minyak goreng berjalan sesuai dengan tujuannya.

Seharusnya, tambahnya, kebutuhan minyak curah dan minyak kemasan sudah ada jumlahnya masing-masing.

Mantan Kepala Bareskrim Polri itu juga meminta seluruh jajaran Polri di daerah melakukan pengawasan ketat di pelabuhan, jalur-jalur perbatasan, hingga jalur darat, untuk mencegah pelanggaran dari produsen yang mencoba bermain-main untuk mengekspor CPO dan turunannya secara diam-diam.

Hal ini terkait kebijakan Pemerintah, melalui Kementerian Perdagangan, tentang kewajiban perusahaan yang melakukan ekspor CPO wajib menyelesaikan kebutuhan di dalam negeri atau domestic market obligation (DMO).

“Pastikan cek dengan dinas perdagangan dan satgas untuk koordinasi terkait dengan adanya potensi barang dilarikan ke luar. Karena itu, lakukan pengawasan proses distribusi di dalam maupun luar negeri melalui jalur-jalur yang digunakan,” katanya.

Dia juga meminta ada pengawasan melekat dari hulu hingga hilir, mulai dari produksi hingga penyaluran, guna memastikan jaminan minyak goreng terdistribusi ke pasaran.

Dengan pengawasan ketat ini, kata Sigit, maka petugas dapat melakukan penegakan aturan, penegakan hukum bila diperlukan, guna mencegah terjadi kecurangan.

Upaya koordinasi juga perlu dilakukan anggota Polri di lapangan, termasuk satgas yang terlibat dalam pengawasan pangan.

“Tolong para kapolda libatkan juga rekan-rekan yang lain, selain satgas, untuk mengawasi pelabuhan, perbatasan, dan jalur distribusi lainnya. Sehingga, pengawasan Polri menjadi lebih kuat, karena Polri harus pastikan seluruh kebutuhan minyak goreng ada di lapangan,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi meminta Kapolri memastikan tidak ada pihak distributor yang menahan stok minyak goreng.

Lutfi juga berharap Polri dapat mencegah adanya pengiriman minyak goreng yang tidak resmi ke luar negeri.

Guna memastikan ketersediaan minyak goreng di masyarakat, Lutfi mengakui hal itu tidak bisa sendiri karena perlu kerja sama dengan sejumlah pihak. Oleh karena itu, pihaknya siap berkoordinasi dan bekerja sama dengan jajaran Polri di seluruh wilayah Indonesia.

“Saya sadar ini bukan hal yang mudah. Saya mohon bantuan untuk koordinasi sama-sama. Saya yakin ini harus kita sukseskan, kepentingan kita semua. Setidaknya jelang puasa atau Ramadan kita bisa khusyuk ibadah Ramadan dan sampai Lebaran aman, tenteram, dan semua terjangkau dan terkoordinasi dengan baik,” ujarnya. (****)

MS

Akselerasi Vaksinasi Booster, Kapolri: Untuk Kekebalan Masyarakat dan Menekan Laju Covid-19

 

 

 

KLATEN – Kapolri Jenderal Listyo mengatakan Polri terus mendorong supaya masyarakat Jawa Tengah khususnya Kabupaten Klaten betul-betul memiliki kekebalan terhadap varian Delta, Omicron ataupun yang lainnya.

Oleh karena itu, Kapolri Jenderal Listyo menyambut baik antusiasme masyarakat di mengikuti vaksinasi dosis ketiga atau booster. Terlebih lagi, hal itu didukung dengan kerja keras dan sinergi dari forkopimda Jateng dan Klaten yang terus mengoptimalkan akselerasi vaksinasi baik dosis satu, dua, dan tiga.

Hal itu diungkap Sigit meninjau akselerasi vaksinasi di 5.703 titik di 34 provinsi Indonesia. Dalam kegiatan kali ini, Sigit hadir secara langsung di Gedung Grand Haji Delanggu, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Sabtu 12 Maret 2022.

“Alhamdulillah hari ini untuk di tempat ini kurang lebih 2.500 target vaksin dengan berbagai jenis vaksin. Rata-rata sudah masuk di tahap ketiga. Ini tentunya kabar yang menggembirakan,” kata Sigit dalam keterangan persnya, Sabtu 12 Maret 2022.

Mantan kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri ini menyatakan bahwa akselerasi vaksinasi booster juga dilakukan dan dioptimalkan di seluruh provinsi Indonesia.

Sigit menjelaskan dengan makin diperkuat dengan vaskinasi booster, maka imunitas masyarakat terhadap seluruh jenis varian Covid-19 akan lebih meningkat. “Bagi yang sudah vaksin dosis dua melewati tiga bulan, tolong ikuti program vaksin booster atau dosis tiga,” harapnya.

Dia menjelaskan secara ilmu kedokteran atau teori dari para ahli, vaksin dosis tiga itu bisa meningkatkan kekebalan di atas 91 persen. Sementara, vaksin dosis dua bisa memberikan kekebalan di atas 71 persen. “Dengan dosis tiga, masyarakat akan miliki kekebalan dan imunitas yang lebih baik,” ujar mantan Kapolda Banten itu.

Menjelang memasuki Bulan Suci Ramadan, Sigit menekankan kepada seluruh forkopimda di Indonesia untuk lebih gencar mengoptimalkan kegiatan akselerasi vaksinasi dosis satu, dua, hingga tiga.

Menurut Sigit, segala kesiapan dan antisipasi harus dipersiapkan untuk memastikan apabila terjadinya peningkatan aktivitas masyarakat dalam keadaan sehat dan memiliki kekebalan terhadap virus corona.

Dengan begitu, dia menegaskan, laju pertumbuhan Covid-19 dapat dikendalikan meskipun terjadi peningkatan interaksi sosial.

“Tentunya harus kita lakukan. Karena memang kita akan menghadapi bulan puasa atau Ramadan, yang mana interaksi dan mobilitas masyarakat menjadi tinggi,” katanya.

“Ada tradisi mudik, mau tidak mau kita harus persiapkan masyarakat kita sehingga saat ada aktivitas, ada kegiatan-kegiatan, semuanya dalam keadaan siap dan memiliki imunitas yang baik, dan juga angka laju Covid-19 betul-betul bisa dikendalikan,” tambahnya.

Di sisi lain, Sigit memaparkan data dari Kemenkes terkait capain vaksinasi di skala nasional.

Vaksinasi dosis satu mencapai 92,62 persen. Kemudian, dosis dua berada di angkat 72,16 persen. Dosis ketiga di angka 6,46 persen.

Khusus di wilayah Jateng, dosis pertama sebesar 91,36 persen, dosis kedua 77,34 persen dan booster ada di angka 7,3 persen.

Untuk di wilayah Klaten, dosis satu 91,76 persen, dosis dua 86,48 persen dan dosis tiga 9,48 persen.

“Angka-angka tersebut cukup bagus karena secara umum di wilayah lain kita masih mengejar untuk dosis dua 70 persen. Di Klaten sudah 86 persen,” katanya.

Sigit pun mengucapkan terima kasih kepada bupati, kapolres, serta dandim yang terus meningkatkan vaksinasi. “Tentunya angka ini akan selalu kami ikuti. Perkembangan reproduksi efektif juga sekarang sudah menurun walaupun berada di masing angka 1,09, tetapi ini jauh lebih baik dibandingkan minggu lalu,” papar Sigit.

Dengan tersajinya angka-angka yang cukup baik, Sigit meminta kepada seluruh stakeholder terkait dan masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam aktivitas sehari-hari. Dia menekankan seluruh pihak jangan abai dan lengah di tengah pandemi Covid-19 dewasa ini.

“Bagaimana kita selalu mempertahankan prokes, memakai masker walaupun sudah vaksin dosis dua bahkan dosis tiga. Namun tentunya saya tetap imbau karena ini bagian dari upaya mengendalikan laju pertumbuhan Covid-19 ini betul-betul bisa kita tahan semaksimal mungkin supaya tidak tinggi,” tutur Sigit.

Selain meninjau, Sigit juga memberikan penawaran dan melakukan dialog kepada seluruh forkopimda di wilayah Indonesia.

Sigit mendengar dan memberikan masukan terkait kendala-kendala yang terjadi dalam rangka penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19. (****)

MS

Kapolri Jelang Ramadan Kejar Target Akselerasi Vaksinasi Booster

 

DIY – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan percepatan akselerasi vaksinasi serentak di 5.214 titik di 34 Provinsi Indonesia. Dan dalam kesempatan ini, Sigit menghadiri secara langsung kegiatan di Sleman City Hall, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kapolri menekankan bahwa, menjelang Bulan Ramadhan, seluruh wilayah di Indonesia harus memperkuat akselerasi vaksinasi dosis ketiga atau Booster. Menurutnya, hal itu sebagai kunci untuk mencegah terjadinya peningkatan laju pertumbuhan Covid-19.

“Sebentar lagi kita masuk bulan Ramadhan. Kita harus pastikan masyarakat betul-betul sudah melaksanakan vaksinasi dengan baik. Harapan kita dalam kurun waktu yang ada dosis ketiga betul-betul bisa dioptimalkan. Karena ini menjadi kunci juga,” kata Sigit saat meninjau vaksinasi di Sleman City Hall, Kabupaten Sleman, DIY (11/3).

Dengan mengoptimalkan akselerasi vaksinasi, baik dosis I, II hingga III, kata mantan Kabareskrim Polri itu akan semakin meningkatkan kekebalan ataupun imunitas masyarakat terhadap segala jenis varian Covid-19 yang ada.

 

 

 

Demi mencapai dan melampaui target yang ada, Sigit menekankan, diperlukan sinergitas dan kerjasama seluruh pihak. Dengan begitu, aktivitas masyarakat dapat berjalan aman dan roda perekonomian juga akan terus semakin membaik.

“Dan ini perlu kerjasama kita semua untuk bisa mencapai hal tersebut dengan melaksanakan optimalisasi atau akselerasi melengkapi vaksinasi dari masyarakat. Agar kekebalan atau imunitas mencapai angka yang kita harapkan,” ujar eks Kapolda Banten itu.

Adanya jaminan kelengkapan vaksinasi bagi masyarakat, menurut Sigit, hal itu juga menjadi bagian persiapan dari strategi Pemerintah untuk mengubah Pandemi Covid-19 menjadi Endemi.

Untuk meraih hal tersebut, Sigit menegaskan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Diantaranya adalah, progres vaksinasi, tingkat kematian serta pengendalian kasus Covid-19.

“Dalam waktu dekat akan ada evaluasi terkait dengan rencana untuk kita mempersiapkan diri menggeser dari Pandemi menjadi Endemi. Namun ada syarat yang sedang kita kejar. Yang tentunya kita sudah harus siap untuk itu. Salah satunya adalah pengendalian angka kematian, tingkat vaksinasi dan tentunya angka statistik yang harus kita jaga terkait masalah perkembangan varian Omicron atau Delta,” ucap Sigit.

Jika semua elemen bergandengan tangan mengejar target itu, Sigit merasa optimis serta meyakini bahwa strategi untuk mengubah Pandemi menjadi Endemi akan segera terlaksana. Tentunya kita bisa memiliki optimisme.

“Kemudian kedua tentunya dengan protokol kesehatan yang kuat, yang selalu kita ingatkan pakai masker, gunakan disinfektan biasakan dan jadikan disiplin dalam kegiatan-kegiatan sehari-hari,” tutur Sigit.

Disisi lain, Sigit mengapresiasi Forkopimda Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah bekerja keras melakukan akselerasi vaksinasi. Dari data yang diterimanya, Sigit menyampaikan bahwa, dosis I di DIY telah di atas 100 persen. Sedangkan, dosis II mencapai 97 persen lebih. Saat ini, DIY sedang mengejar target untuk vaksinasi Booster.

“Saya berikan apresiasi. Harapan kita karena memang Yogyakarta menjadi salah satu wilayah kunjungan wisata, kunjungan mudik dan juga ada event internasional, Presidensi yang dilaksanakan disini. Jadi kita ingin yakinkan bahwa seluruh rangkaian dapat berjalan baik, masyarakat semua terjaga terkait perkembangan varian baru omicron. Karena rata-rata semuanya sudah melaksanakan vaksin secara lengkap. Tentunya akan mempengaruhi dan berdampak pada kondisi pertumbuhan ekonomi yang ada di wilayah Yogyakarta,” papar Sigit.

Selain meninjau vaksinasi, Sigit juga memberikan pengarahan kepada seluruh wilayah untuk terus melakukan akselerasi vaksinasi serta mengoptimalkan penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19, secara virtual. (****)

MS

Kapolri Pastikan Kesehatan Buruh Melalui Vaksinasi Booster

 

 

Bekasi —-Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi dosis tiga atau booster untuk elemen buruh KSPSI di PT. Fajar Surya Wisesa, Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan itu juga diselenggarakan serentak di 5.183 titik pada 34 Provinsi Indonesia.

“Hari ini kita kembali melaksanakan kegiatan vaksinasi dan kita melaksanakan booster atau dosis ketiga. Dalam satu minggu ini buruh akan membantu menghabiskan 25 ribu vaksin booster. Ini tentunya kami dari Kepolisian menyampaikan apresiasi,” kata Sigit di Bekasi, Rabu, 9 Maret 2022.

Sigit menjelaskan dengan dilaksanakannya vaksinasi booster, hal itu akan semakin memastikan elemen buruh dalam keadaan sehat dan optimal ketika bekerja menghadapi pertumbuhan covid-19 khususnya varian Omicron.

“Oleh karena itu penting sekali memastikan seluruh rekan-rekan buruh dalam kondisi optimal dan sehat, salah satunya karena saat ini kita sedang hadapi varian Omicron,” jelas Sigit.

Menurut Sigti karena salah satu tulang punggung dalam hal devisa negara, maka kesehatan untuk elemen buruh harus dioptimalkan guna menghadapi perkembangan situasi global yang belakangan ini mengalami peningkatan terhadap sejumlah harga-harga komoditas.

Demi menjawab tantangan itu, kata Sigit, untuk meminimalisir risiko dari gangguan yang ada, hal tersebut harus dijawab dengan semakin meningkatkan nilai ekspor dari dalam negeri. Dengan begitu tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah Pandemi Covid-19 akan terus membaik.

“Tingkatkan produktivitas kerja kita. Sehingga kebutuhan dalam negeri bisa kita cukupi dari hasil kerja rekan-rekan buruh, rekan-rekan buruh tetap maksimal beraktivitas dalam pekerjaan masing-masing dan bagaimana kemudian ekspor bisa kita tingkatkan,” ucap mantan Kapolda Banten tersebut. (****)

MS

Kapolri Dukung Pemerintah Ubah Pandemi Menjadi Endemi

 

 

JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kegiatan percepatan vaksinasi di GOR BRI Radio Dalam, Jakarta Selatan, Selasa (8/3/2022).

Dalam kesempatan itu, Jenderal bintang empat ini mengungkapkan, akselerasi vaksinasi terus akan dilaksanakan di seluruh Indonesia sebagai upaya untuk mempersiapkan, serta mendukung strategi Pemerintah untuk mengubah Pandemi menjadi Endemi.

“Kenapa kita lakukan, karena kita memang ingin mengejar upaya yang saat ini kita lakukan untuk mempersiapkan program dari Pandemi menjadi Endemi,” kata Kapolri usai meninjau kegiatan itu kepada wartawan.

Mantan Kabareskrim Polri ini menambahkan, demi mendukung upaya dari Pemerintah tersebut, salah satu tolak ukur untuk terlaksananya strategi itu dengan melakukan percepatan vaksinasi untuk masyarakat Indonesia. Kemudian tentunya harus diiringi dengan pengendalian laju pertumbuhan Covid-19.

“Disatu sisi kita mengontrol bagaimana laju pertumbuhan Covid-19 bisa kita kendalikan. Kemudian angka kesembuhan kita harapkan akan meningkat dan angka kematian yang kita jaga untuk minimal, dengan melakukan perawatan terhadap masyarakat di rumah sakit. Sehingga tingkat fatalitas bisa dihindarkan,” ucap Mantan Kapolda Banten.

Kapolri mengatakan, bahwa Indonesia mendapatkan target dari WHO di akhir bulan Mei nanti untuk mewujudkan seluruh provinsi bisa mencapai angka vaksinasi sebesar 70 persen.

“Walaupun secara nasional angka kita saat ini untuk dosis dua sudah cukup tinggi diatas 71 persen. Namun demikian kalau kita hitung secara provinsi belum merata kalau pun seperti di DKI Jakarta sendiri dosisi II sudah di atas 100 persen,” katanya.

Disisi lain, Kapolri juga kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk melakukan vaksinasi dosis 3 atau booster dengan memanfaatkan gerai-gerai serta fasilitas yang telah disediakan oleh seluruh pihak terkait.

Kapolri memaparkan, vaksinasi dosis 3 akan memberikan imunitas atau kekebalan yang lebih tinggi terhadap segala jenis varian Covid-19. Vaksin Booster, kata Sigit, juga dapat menurunkan fatalitas bagi masyarakat yang terpapar virus corona, khususnya mereka yang memiliki komorbid.

“Karena memang statistiknya ada. Tentunya yang lebih lengkap tingkat imunitasnya menjadi lebih tinggi dan risiko fatalitasnya menjadi lebih rendah. Ini yang tentunya terus kita ingatkan. Sehingga kita betul-betul siap untuk mempersiapkan masyarakat kita dari varian Delta, Omicron atau varian baru yang tentunya ada mutasi yang kita harus selalu siap,” paparnya.

Disamping hal itu, Kapolri juga mengapresiasi kelompok pemuda yang tergabung dalam Cipayung Plus karena telah bersinergi dan berkolaborasi dalam kegiatan akselerasi vaksinasi hari ini.

Ia berharap, kedepannya, kelompok pemuda yang notabene generasi penerus bangsa, dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya mendapatkan vaksinasi demi pengendalian Pandemi Covid-19.

“Kedepan kita akan terus bersinergi untuk melakukan kegiatan-kegiatan berbagai macam terkait penanganan Pandemi Covid-19, kegiatan mendukung pemulihan ekonomi nasional (PEN), dan kegiatan lain,” tandas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (****)

MS

Akselerasi Vaksinasi Nasional, Kapolri: Demi Persiapan Pandemi Menjadi Endemi

 

 

Jakarta —–  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kegiatan percepatan vaksinasi nasional di GOR BRI Radio Dalam, Jakarta Selatan, Selasa, 8 Maret 2022.

Dia memastikan agar seluruh program tersebut terlaksana di seluruh Indonesia sehingga turut mendukung strategi pemerintah dalam mengubah status pandemi menjadi endemi.

“Kenapa kita lakukan, karena kita memang ingin mengejar upaya yang saat ini kita lakukan untuk mempersiapkan program dari pandemi menjadi endemi,” tutur Listyo usai meninjau agenda tersebut, Selasa (8/3/2022).

Menurut Listyo, tercapainya pemerataan vaksinasi Covid-19 hingga mencapai 70 persen lebih menjadi salah satu syarat turunnya status pandemi menjadi endemi. Tentunya hal itu juga menjadi upaya mengontrol laju pertumbuhan penyebaran virus Corona.

“Kemudian angka kesembuhan kita harapkan akan meningkat dan angka kematian yang kita jaga untuk minimal, dengan melakukan perawatan terhadap masyarakat di rumah sakit. Sehingga tingkat fatalitas bisa dihindarkan,” jelas Kapolri.

Selain itu, Listyo juga mengingatkan kepada masyarakat agar memanfaatkan kesempatan penyelenggaraan vaksinasi serentak itu dengan mengikuti vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Terlebih, imunisasi tahap tiga itu dapat menurunkan fatalitas paparan Covid-19, khususnya bagi yang memiliki komorbid.

“Karena memang statistiknya ada. Tentunya yang lebih lengkap tingkat imunitasnya menjadi lebih tinggi dan risiko fatalitasnya menjadi lebih rendah. Ini yang tentunya terus kita ingatkan.

“Sehingga kita betul-betul siap untuk mempersiapkan masyarakat kita dari varian delta, Omicron, atau varian baru yang tentunya ada mutasi yang kita harus selalu siap,” Listyo menandaskan. (****)

MS

Tutup Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Siap Laksanakan Seluruh Instruksi Jokowi

 

 

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menutup rapat pimpinan (rapim) Polri tahun 2022 di Gedung Auditorium STIK-PTIK, Jakarta Selatan. Sigit menegaskan Polri siap mengimplementasikan seluruh instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Selama dua hari kita melaksanakan kegiatan Rapim, yang pertama Rapim TNI-Polri yang kegiatannya dihadiri Presiden Jokowi. Beliau memberikan arahan, yang kami tindak lanjuti dengan melaksanakan implementasi arahan beliau khususnya terkait dengan agenda Polri yang Presisi dalam pemulihan ekonomi nasional dan reformasi struktural serta mengamankan agenda Pemerintah guna mensukseskan pembangunan nasional menuju Indonesia Maju,” kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/3/2022).

Dalam Rapim itu, Sigit menekankan seluruh jajaran kepolisian telah diinstruksikan untuk menjalankan seluruh agenda kebijakan pembangunan nasional yang dicanangkan oleh pemerintah. Menurutnya, pengamanan dan pengawalan akan dilakukan secara maksimal, sebab Jokowi telah mengingatkan dinamika perkembangan global yang ada saat ini akan berdampak ke dalam negeri.

Kapolri menegaskan seluruh jajaran Kepolisian di wilayah Indonesia harus menciptakan iklim investasi yang kondusif, aman dan damai.

“Kewajiban Polri untuk mengawal dan memastikan investasi baik dari PMDN maupun PMA seluruhnya bisa berjalan baik. Dan tentu peran Polri bagaimana membantu menyelesaikan proses yang ada sehingga berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sigit juga mengingatkan seluruh jajarannya untuk mengawal dan mengamankan agenda nasional dan internasional di Indonesia. Apalagi, katanya, pandemi Corona masih terus berlangsung.

“Terkait event-event yang ada seperti event internasional yang akan kita hadapi yaitu Presidensi G-20 akan berlangsung selama setahun dan juga event-event yang lain. Perlu pengamanan yang dilakukan oleh TNI dan Polri,” imbuh Kapolri.

Kapolri meminta seluruh personel Kepolisian terus berada di garda terdepan dalam rangka pengendalian pandemi COVID-19. Kemudian, dia juga berharap polisi harus tanggap bencana dalam membantu meringankan beban dari masyarakat yang terdampak bencana alam.

“Kita harus pastikan aman di tengah pandemi COVID-19 varian baru. Bagaimana kita bisa menjaga ini berjalan, namun laju COVID-19 kita bisa kendalikan,” pungkas Kapolri.

MS

Kapolri: Politik Polisi Adalah Politik Negara, Hanya Ada Siap dan Laksanakan

 

Jakarta —- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polri tahun 2022 di Gedung Auditorium STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (2/3). Rapat tersebut dihadiri perwira tinggi (pati) Polri.

Dalam arahannya, Sigit mengatakan, Polri tidak berpolitik. Setiap kebijakan nasional harus dijalankan dan didukung secara penuh tanpa perbedaan.

“Politik polisi adalah politik negara sehingga tentunya garisnya hanya satu kebijakan nasional dan negara satu napas dan tugas kita mendukung, mengawal dan mendorong agar kebijakan negara atau nasional berjalan,” kata Sigit lewat keterangannya.

Sigit pun mengingatkan bahwa doktrin anggota Polri adalah taat, setia, dan loyal, terhadap pimpinan tertinggi negara. Untuk itu, Sigit meminta jajarannya untuk selalu mengingat dan menerapkan hal tersebut.

Mantan Kabareskrim Polri itu juga meminta jajarannya agar menjalankan perintah Presiden Jokowi terkait penerapan disiplin dengan mengamalkan nilai-nilai Tribrata, Catur Prasetya, kode etik dan disiplin Polri.

“Ini perlu ditanamkan di dalam personal individu dan dikembangkan menjadi satu kebiasaan dan kita bawa menjadi disiplin nasional,” tandasnya. (****)

MS

Tindak Lanjuti Instruksi Presiden Jokowi, Kapolri: Seluruh Personel Tanamkan Nilai Tribrata dan Catur Prasetya

 

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta jajarannya menjalankan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait penerapan disiplin nasional, dengan menanamkan nilai-nilai yang ada di dalam Tribrata, Catur Prasetya serta aturan lain yang mengikat dalam kode etik dan disiplin Polri. Hal itu diungkapkan Kapolri saat membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polri tahun 2022 di Gedung Auditorium STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (2/3/2022).

“Ini perlu ditanamkan di dalam personal individu dan dikembangkan menjadi satu kebiasaan dan kita bawa menjadi disiplin nasional,” kata Sigit dalam sambutannya.

Tak lupa, ia juga mengingatkan tak hanya anggota Polri yang memiliki aturan. Namun juga berlaku kepada istri dan anak anggota Polri. Menurutnya, seluruh keluarga besar Polri memiliki aturan dan disiplin yang berbeda dengan masyarakat sipil, sehingga harus taat dan tunduk dengan aturan tersebut. “Karena itu yang membedakan TNI-Polri dan masyarakat sipil,” ujar Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan anggota Polri memiliki kewenangan yang berbeda dengan masyarakat sipil, tapi di sisi lain ada kebebasan yang itu hanya ada di masyarakat sipil seperti kebebasan berpendapat dan berekspresi. Hal ini disebabkan karena politik yang dianut Polri adalah politik negara.

“Terkait kebijakan nasional dan negara maka garisnya Polri harus mendukung kebijakan nasional, program nasional. Ini harus dipahami oleh seluruh keluarga besar kita khususnya anggota Polri,” ucap Sigit.

Lebih lanjut, Sigit menuturkan apabila terjadi sesuatu dengan keluarga besar Polri, termasuk anak dan istri tentunya akan berhubungan langsung dengan posisi anggota Polri baik sebagai anggota maupun dalam organisasi.

Mantan Kapolda Banten ini juga menekankan bahwa apa yang disampaikan Presiden Jokowi bahwa anggota TNI-Polri tak mengenal demokrasi, lantaran sudah seharusnya polisi mendukung dan mengawal seluruh kebijakan dari Pemerintah.

“Politik polisi adalah politik negara sehingga tentunya garisnya hanya satu kebijakan nasional dan negara satu nafas dan tugas kita mendukung, mengawal dan mendorong agar kebijakan negara atau nasional berjalan,” tutur Sigit.

Kapolri mengingatkan bahwa doktrin anggota Polri adalah taat, setia dan loyal terhadap pimpinan tertinggi negara. Untuk itu, Sigit meminta jajarannya untuk selalu mengingat dan menerapkan hal tersebut. “Maka hanya ada kata siap dan laksanakan, ini yang saya ingatkan ke rekan-rekan,” tegas Sigit.

Terakhir, Kapolri juga menuturkan kepercayaan publik terhadap Pemerintah saat ini meningkat. Hal ini tentunya ada kontribusi dari jajaran Polri. Sebab, kepercayaan publik terhadap pemerintah berbanding lurus dengan kepercayaan publik terhadap Polri.

“Pada saat kepercayaan publik terhadap Polri naik maka kepercayaan publik ke pemerintah naik. Ini menjadi bekal untuk melaksanakan tugas dengan baik khususnya ditahun-tahun yang penuh ketidakpastian. Terlepas dari semua ini. Yang kita lakukan adalah untuk kebaikan masyarakat, bangsa dan negara,” tutup Sigit. (****)

 

 

MS

Datang ke Pidie, Kapolri: Akselerasi Vaksinasi di Aceh Harus Ditingkatkan untuk Hadapi Omicron

 

 

PIDIE – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, meminta seluruh stakeholder, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten agar membantu mensosialisasikan vaksinasi booster, bagi masyarakat yang sudah vaksin dosis dua dengan interval waktu tiga bulan.

hal tersebut bertujuan sebagai upaya mencegah varian baru Coronavirus Disease (Covid-19) jenis Omicron.

“Percepatan vaksinasi sangat penting untuk mengurangi angka fatalitas atau tingkat kematian. Berdasarkan survei, vaksinasi dosis dua bisa meningkatkan imunitas sampai dengan 67 persen dan dosis III 91 persen,” kata Kapolri saat meninjau akselerasi vaksinasi di Gedung Pidie Convention Center (PCC) Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, Sabtu (26/2)

Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menuturkan, pelaksanaan vaksinasi untuk memastikan masyarakat mendapatkan imunitas. Berdasarkan Surat Edaran Kementian Kesehatan (Kemenkes), vaksinasi booster sudah bisa dilakukan tiga bulan setelah mendapatkan dosis dua.

Jadi, lanjut Kapolri, seluruh stakeholder harus bersinergi dalam mensosialisasikan, agar masyarakat yang sudah vaksin dosis dua dengan jeda waktu tiga bulan untuk segera booster

“Saya berharap agar seluruh stakeholder membantu sosialisasi agar masyarakat, yang sudah vaksin dosis dua dengan interval tiga bulan untuk segera melakukan vaksinasi dosis III atau booster,” ujar mantan Kapolda Banten.

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga mengapresiasi kerja keras seluruh stakeholder dalam mengenjot vaksinasi di Aceh. Namun, optimisme untuk meningkatkan capaian vaksinasi harua ada untuk mempercepat terbentuknya kekebalan komunal.

Setelah kekebalan komunal terbentuk diharapkan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat di tengah lonjakan Covid-19, khususnya varian baru Omicron.

“Akselerasi vaksinasi di Aceh harus ditingkatkan untuk menghadapi varian baru Omicron. Dengan semangat yang ada, kita yakini pandemi akan segera kita lewati dan pertumbuhan ekonomi Aceh akan meningkat,” ujar Mantan Kabareskrim itu.

Kapolri yang didampingi Kapolda Aceh Irjen Ahmad Haydar, beserta unsur Forkopimda tingkat I juga melakukan dialog interaktif secara virtual untuk memberikan pengarahan pengendalian Pandemi Covid-19 di seluruh Indonesia. (****)

MS

Kapolri Minta Forkopimda Aceh Maksimal Cegah Peningkatan Positivity Rate

 

 

Aceh – Usai dari Riau, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung melanjutkan kunjungan kerja ke Provinsi Aceh.

Sigit kembali meninjau pelaksanaan akselerasi vaksinasi yang terus digalakkan sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) demi mengatasi penyebaran virus COVID-19, khususnya varian Omicron.

Di Provinsi Aceh, Sigit meminta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat untuk melakukan upaya maksimal dan strategi dalam pengendalian Pandemi COVID-19.

Ini penting untuk menekan potensi terjadinya lonjakan angka positivity rate di wilayah Serambi Mekkah tersebut.

“Kemudian, dari perkembangan positivity rate yang ada saat ini wilayah Aceh masih di bawah rata-rata nasional. Namun tentunya ada peningkatan menjadi delapan persen. Sementara rata-rata nasional 18 persen. Jadi dalam kesempatan ini saya minta tentunya untuk rekan-rekan seluruhnya agar lakukan langkah-langkah,” kata Sigit saat meninjau langsung akselerasi vaksinasi di Gedung LPMP Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Jumat (25/2/2022).

 

 

 

Percepatan vaksinasi menurut Sigit juga harus dibarengi dengan penguatan sosialisasi pentingnya penerapan protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari.

“Dan tentunya kunci dari ini semua adalah kerja dari seluruh pihak. Bagaimana soliditas yang sudah ada, sudah terbangun antara seluruh stakeholder, Pemda, TNI-Polri seluruh tenaga kesehatan yang ada betul-betul bisa bekerja dengan baik. Tentunya ini harus kita dorong dan kita pertahankan,” ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Di sisi lain mantan Kapolda Banten ini juga mengingatkan Forkopimda Aceh memperhatikan jangka waktu masyarakat yang sudah memasuki pelaksanaan vaksinasi booster.

Pasalnya, dengan penyuntikan dosis ketiga itu masyarakat akan memiliki imunitas lebih baik dan mengurangi tingkat fatalitas akibat paparan virus Corona.

“Karena memang apabila kemudian melewati batas waktu yang ada, tentunya tingkat efektivitasnya akan sedikit menurun. Jadi, saya ingatkan untuk waktu yang sesuai. Sehingga kemudian manfaat dari vaksinasi betul-betul bisa optimal,” ucap Sigit.

 

 

 

Sementara itu, Sigit pada kesempatan tersebut juga mengapresiasi seluruh stakeholder yang telah bekerja keras melakukan akselerasi vaksinasi di Aceh. Ia meyakini target vaksinasi di wilayah tersebut akan terus meningkat ke depan.

Sigit menyatakan, dengan terbentuk kekebalan komunal hal itu akan berdampak pada terjaganya pertumbuhan perekonomian masyarakat di tengah lonjakan pertumbuhan COVID-19 khususnya varian Omicron.

“Kita dorong akselerasi vaksinasi di wilayah Aceh dalam rangka untuk menghadapi varian baru Omicron yang sudah mulai masuk. Saya yakin dengan semangat yang ada kita semua bisa melewati dan menghadapi varian baru tersebut. Tentunya kita ingin bahwa pertumbuhan ekonomi Aceh tetap bisa bertahan dan terus meningkat tanpa terganggu varian yang ada,” ujar Sigit. (****)

MS

Kapolri Optimis Hadapi Omicron dengan Sinergitas Seluruh Stakeholder

 

 

RIAU – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan akselerasi vaksinasi di Kabupaten Kampar, Riau, Jumat (25/2/2022). Dalam kegiatan ini, Kapolri juga meninjau secara virtual pelaksanaan vaksinasi 34 provinsi di 6.274 titik.

Pada tinjauannya langsung kali ini, Sigit menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas antusias warga Riau yang melakukan vaksinasi. Adapun target vaksinasi serentak di Riau pada hari ini sebanyak 65 ribu dosis.

“Tadi disampaikan di lokasi ini ada 2.500 yang akan divaksin dan targetnya hari ini total di Riau 65 ribu. Saya lihat minggu sebelumnya angkanya bisa di atas target. Harapan kita tentunya bagaimana terus ditingkatkan,” kata Sigit.

Dalam menekan laju pertumbuhan Covid-19 khususnya varian Omicron, kata Sigit diperlukan soliditas dan sinergitas dengan seluruh stakeholder dalam rangka pengendalian Pandemi Covid-19.

“Ini menjadi tugas kita bersama yang kita harapkan, kita pernah menghadapi varian delta dan kita menahan laju sehingga angka kita normal. Kita punya optimisme menghadapi varian omicron dengan kekompakan, soliditas, sinergitas seluruh stakeholders dan masyarakat untuk melaksanakan aturan yang dibuat pemerintah,” ujar Sigit.

Kapolri pun yakin dengan semua hal itu dapat melalui Covid-19 khususnya varian Omicron dengan baik.

Penekanan laju pertumbuhan Covid-19 juga akan berdampak pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Apalagi, kedepan Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam beberapa perhelatan event internasional maupun nasional.

“Event besar kita hadapi di beberapa tempat, kita harapkan tetap bisa dilaksanakan walaupun ada varian Omicron,” ucap Sigit.

Disisi lain, mantan Kabareskrim Polri ini menyampaikan secara umum positivity rate di wilayah Riau di angka 13 sampai dengan 14 persen. Yang artinya masih di bawah angka nasional sebesar 18 persen.

“Kesempatan ini harus dilakukan langkah-langkah untuk menjaga positivity ratenya betul-betul terjaga,” tutur Sigit.

Adapun langkah-langkah untuk menjaga positivity rate adalah dengan akselerasi vaksinasi baik dosis pertama, kedua maupun vaksinasi booster.

Kemudian mengingatkan masyarakat untuk menggunakan masker dan menjaga mengurangi interaksi apabila tak diperlukan kecuali memang kegiatannya harus dilakukan.

Mantan Kapolda Banten ini juga menuturkan bagaimana melakukan disiplin isolasi mandiri (isoman) dan mendorong masyarakat, khususnya yang memiliki komorbid yang tidak memiliki tempat isoman yg standar untuk didorong ke tempat isoter, karena memang lokasi itu, lebih baik dari sisi fasilitas maupun tenaga kesehatan yang ada.

“Rumah sakit rujukan untuk gejala sedang dan berat betul-betul harus dicek fasilitasnya sehingga pada saat masyarakat masuk khususnya yang komorbid dan lansia bisa dirawat dengan baik. Hal itu dilakukan untuk menjaga angka fatalitas agar tak meningkat,” papar Sigit.

 

 

 

 

Secara umum, kata Sigit ada pergeseran dan penurunan tren angka Covid-19 di beberapa wilayah.

Hal ini menjadi kabar baik, namun di kota lain ada peningkatan sehingga mau tak mau kita semua melakukan strategi terkait akselerasi vaksinasi, peningkatan protokol kesehatan, persiapan isoman yang baik, isoter dan rumah sakit rujukan untuk merawat pasien.

Selain meninjau, Sigit juga melakukan dialog dengan seluruh jajarannya di Indonesia yang menggelar akselerasi vaksinasi serentak.

Ia mengimbau untuk terus melakukan upaya dan strategi dalam hal penanganan dan pengendalian Covid-19. (****)

 

MS

%d bloggers like this: