Tag Archives: Listyo Sigit Prabowo

Fahmi Alamsyah, Penasehat Ahli Kapolri Yang Bantu Ferdy Sambo Adalah Orangnya dan Warisannya Kapolri Era Idham Azis !!!

 

 

Oleh: MEGA SIMARMATA

 

Jakarta, Kamis 11 Agustus 2022 (KATTAKAMI) — POLRI menyatakan turut mendalami terkait dugaan rekayasa skenario kronologi awal kasus penembakan Brigadir J.

Sebagai informasi, muncul kabar dugaan bahwa kronologi awal kasus ini turut disusun oleh salah satu penasihat ahli Kapolri bernama Fahmi Alamsyah.

Terkait hal ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa tim dari kepolisian sedang bekerja untuk mendalami dugaan ini.

“Jadi pertanyaan pertama (soal dugaan keterlibatan Fahmi Alamsyah) tadi kami sedang melakukan pendalaman, tim sedang bekerja,” kata Kapolri dalam jumpa pers di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/8/2022).

Penasihat Ahli Kapolri bidang Komunikasi Publik, Fahmi Alamsyah, juga berusaha menceritakan soal bantuannya kepada tersangka pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat, Irjen Ferdy Sambo. Fahmi menepis pemberitaan yang menyebut dirinya menyusun skenario seolah baku tembak terjadi.

“Pertama, saya tidak hadir di TKP saat hari Jumat, 8 Juli 2022. Kedua, yang dimintakan bantuan (oleh FS) bukan (menyusun skenario) kronologis, tapi draf rilis media,” kata Fahmi kepada detikcom, Selasa (9/8/2022) malam.

Fahmi mengatakan diminta membuatkan poin-poin keterangan tertulis soal kejadian oleh Ferdy Sambo. Draf keterangan tertulis tersebut, ditegaskan Fahmi, sesuai cerita versi Ferdy Sambo.

 

 

 

 

 

Apa yang bisa saya ulas tentang heboh berita soal bantuan Fahmi Alamsyah ini membuatkan rilis media soal kasus penembakan?

Yang pertama harus dijelaskan disini bahwa manusia yang bernama Fahmi Alamsyah ini adalah orangnya Idham Azis, dan diangkat menjadi Penasehat Ahli Kapolri pun oleh Idham Azis zaman beliau ini jadi Kapolri.

Jadi, kalau Fahmi Alamsyah ini masih bisa bercokol di Mabes Polri sebagai Penasehat Ahli Kapolri, itu adalah sebuah kesalahan besar.

Harusnya, seiring dengan berakhirnya masa jabatan Idham Azis sebagai Kapolri, maka semua Penasehat Ahli yang diangkarnya wajib diberhentikan.

Fahmi Alamsyah diangkat sebagai Penasehat Ahli Kapolri pada tanggal 21 Januari 2020 oleh Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis.

Di awal kepimpinannya sebagai Kapolri, ketika itu Jenderal Idham Azis mengangkat 17 orang dari berbagai latar belakang sebagai penasihatnya.

Pengangkatan 17 penasihat termaktub dalam Keputusan Kapolri Nomor: Kep/117/I/2020 tentang Pengukuhan, Pemberhentian dari, dan Pengangkatan dalam Jabatan Penasihat Ahli Kapolri. Surat diterbitkan pada 21 Januari 2020.

Salah seorang diantaranya adalah Fahmi Alamsyah.

Di era Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, belasan Penasehat Ahli yang direkrut Idham Azis ini sebenarnya sudah tidak dibutuhkan lagi keberadaannya.

Sebab, dari awal kepemimpinannya sebagai pucuk pimpinan Polri pada awal tahun 2021, Jenderal Listyo lebih banyak dinas keluar kota didampingi oleh Para Pejabat Utama Polri, termasuk para Asisten Kapolri dan sejumlah Direktur di Bareskrim.

Kapolri nyaris tidak pernah di Jakarta karena hampir tiap hari berada di luar kota bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengurusi masalah vaksin sesuai agenda dan perintah Presiden Jokowi agar TNI dan Polri membantu percepatan program vaksinasi nasional.

Listyo tidak memberhentikan (mubazir dan begitu banyaknya) Penasehat Ahli Kapolri yang diangkat Idham Azis, mungkin karena sungkan kepada Idham Azis sebagai senior dan sebagai pendahulunya.

Jadi, terkait dengan terkuaknya fakta bahwa Penasehat Ahli Kapolri warisan Idham Azis bernama Fahmi Alamsyah ini, maka sangat tepat jika penyidik di Bareskrim segera memeriksa Fahmi Alamsyah.

Sebab Fahmi Alamsyah diduga ikut membuat skenario polisi tembak polisi di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.

Terkait hal ini, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memastikan, Tim Khusus (Timsus) Polri akan memeriksa Fahmi Alamsyah atas dugaan tersebut.

Hal itu dikatakan langsung Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat melakukan siaran langsung penetapan tersangka Ferdy Sambo dalam pembunuhan Brigadir J.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa jika ditemukan pelanggaran maka akan diproses secara hukum

“Kami sedang melakukan pendalaman, tim sedang bekerja, jadi apabila kita temukan pasti kita proses,” ujar Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers, Selasa 9 Agustus 2022 malam.

 

 

 

 

 

Menutup tulisan ini, sebagai jurnalis yang meliput di Kepolisian, saya ingin mengulangi nasehat dan usulan yang pernah saya sampaikan langsung kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo di awal kepemimpinannya tahun 2021.

Saya katakan waktu itu, tidak usah dipakai lagi dan jangan ada lagi penasehat penasehat ahli yang merupakan warisan Kapolri Kapolri sebelumnya. Sebab, hanya buang buang uang menggaji ahli. Sementara dari internal Polri ada begitu banyak sekali bawahan bawahan Kapolri yang cerdas, berintegritas, handal, cakap di bidangnya, berpengalaman dan berprestasi. Jadi, tidak dibutuhkan belasan penasehat ahli hasil warisan Kapolri terdahulu.

Kini, saya ingin mengulangi nasehat itu, berhentikan saja dan akhiri semua keberadaan Penasehat Ahli Kapolri yang berjejal jejal di Mabes Polri atas warisan Kapolri terdahulu.

Khusus tentang Fahmi Alamsyah, sangat tepat kalau ia ikut diproses.

Panggil saja ke Bareskrim, supaya ngocehnya jangan ke media. Sampaikan fakta apa yang dilakukan dan diketahui oleh kasus penembakan. (****)

MS

Potensi Pembunuhan Karakter atau Character Assassination Terhadap Institusi Polri Di Balik Tragedi Pembunuhan Josua Hutabarat

Konferensi Pers Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Rupatama Mabes Polri, Selasa 9 Agustus 2022

 

 

Oleh: MEGA SIMARMATA

 

Jakarta, Rabu 10 Agustus 2022 (KATTAKAMI) —- Kemarin malam, Selasa 9 Agustus 2022, didampingi sejumlah Perwira Tinggi bintang 3 yang berpangkat Komisaris Jenderal, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengumunkan perkembangan terbaru kasus penembakan di rumah dinas Kadiv Propam Polri yang terjadi pada hari Jumat 8 Agustus 2022 yang berujung pada tewasnya Brigadir Josua Hutabarat.

Kapolri akhirnya menetapkan Irjen Ferdy Sambo, mantan Kadiv Propam Polri resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias (Brigadir J) pada Selasa 9 Agustus 2022 petang ini.

Pengumuman penetapan tersangka ini dilaksanakan di Mabes Polri oleh Kapolri bersama tim khusus bentukannya yang bertugas untuk mengusut tewasnya tewasnya Brigadir J.

Pasca penetapan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka, terungkap peran eks Kadiv Propam Polri tersebut dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Menurut penuturan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Irjen Ferdy Sambo berperan sebagai orang yang memerintah Bharada E.

Sebelumnya, Polri juga telah menetapkan Bharada Richard Eliezer (Bharada E) dan Brigadir Ricky Rizal (Brigadir RR) sebagai tersangka kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat.

Brigadir Ricky Rizal disangkakan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau maksimal penjara seumur hidup, sedangkan Bharada E dijerat dengan pasal pembunuhan.

Dengan ditetapkannya Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo, total sudah ada 3 tersangka.

 

 

Apa yang bisa saya ulas melalui tulisan ini?

Sederhana saja bahwa patut dapat diduga ada bau amis kejahatan berbentuk potensi dilakukannya Pembunuhan Karakter atau Character Assassination terhadap Institusi Poldi di balik tragedi yang sangat menyedihkan hati ini dimana satu aparat kepolisian wafat yaitu Brigadir Josua Hutabarat.

Mengapa Institusi Polri yang disasar atau dijadikan target sasaran?

Banyak kemungkinan.

Misalnya, ada unsur balas dendam dari koruptor kelas kakap yang ingin balas dendam pada institusi Polri yang sudah menangkap dan memenjarakannya.

Atau, bisa juga karena patut dapat diduga ada Operasi Intelijen Hitam sedang dimainkan dan dijalankan tanpa bisa dikendalikan oleh pihak manapun di negara ini.

Apa tujuannya jika Operasi Intelijen Hitam ini dilancarkan untuk menyerang, menghajar dan merontokkan Polri secara intitusi.

Untuk melemahkan negara kita.

Untuk mengerdilkan dan untuk mengecilkan kekuatan dan konsistensi negara dalam penegakan hukum, utamanya pemberantasan korupsi.

Teror pada aparat aparar penegak hukum dapat dibungkus dan dikemas dalam seribu satu macam wujud dengan menghalalkan semua cara cara kekerasan.

Misalnya yang terjadi pada Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Saat ini, Novel harus derita sangat menyedihkan kehilangan salah satu bola matanya akibat disiram air keras beberapa waktu lalu.

Sudah jadi rahasia umum, apalagi di kalangan media, siapa yang direka-reka dan ditebak menjadi otak pelaku yang membutakan sebelah dari mata Novel Baswedan.

 

 

 

 

Menutup tulisan ini, saya teringat pada sebuah peristiwa besar di akhir bulan Juli 2020, yaitu saat rombongan Bareskrim Polri bersama Tim Gabungan mereka berangkat ke Malaysia untuk menangkap buron kelas kakap Djoko Tjandra menggunakan pesawat khusus.

Djoko Tjandra, buronan kasus pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali, akhirnya berhasil ditangkap oleh Bareskrim Polri setelah kabur dari Indonesia pada Juni 2009.

Pemilik nama lengkap Djoko Sugiarto Tjandra atau Joko Soegiarto Tjandra tersebut tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis malam tanggal (30/7/2020).

Pertanyaan saya, bagaimana kabar aparat aparat penegak hukum yang menangkap dan yang menangangi kasus Djoko Tjandra tersebut?

Untuk yang tahu runtut kejadian dan penanganannya, pasti tahu apa saja yang terjadi kini menimpa polisi polisi yang berangkat ke Malaysia pada malam itu.

 

 

 

 

Kemudian saya juga ingin menyapa sejumlah pihak yang dalam beberapa hari ini kasak kusuk memviralkan video lama saat Irjen Ferdy Sambo di wawancara, yang mengatakan bahwa dua tingkat diatas polisi yang bersalah harus dicopot.

Irjen Ferdy Sambo, terakhir menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.

Atasan langsung seorang Kadv Propam Polri di bidang pengawas adalah IRWASUM.

Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum),
bertugas membantu Kapolri dalam penyelenggaraan pengawasan dan pemeriksaan umum dan perbendaharaan dalam lingkungan Polri termasuk satuan-satuan organsiasi non struktural yang berada di bawah pengendalian Kapolri.

Saat ini yang menjabat sebagai Irwasum Polri adalah Komjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si.

Dalam kasus penembakan di rumah dinas Kadiv Propam Polri, Komjen Agung Budi Maryoto menjabat sebagai KETUA TIM KHUSUS atas Timsus.

Kemudian, jenjang berikutnya ke atas dalam organisasi Polri, atasan langsung Irwasum Polri adalah WAKAPOLRI Komjen Polisi Gatot Eddy Pramono.

Dalam kasus penembakan di rumah dinas Kadiv Propam Polri, posisi Wakapolri adalah anggota dari TIM KHUSUS juga.

Barulah setelah itu, pucuk pimpinan tertinggi di Polri adalah Kapolri.

Jadi, para penumpang gelap yang sebulan ini asyik menabuh genderang untuk niat niat terselubung mereka, tidak usah banyak menebar sensasi.

 

 

 

 

Akhir kata, sebagai jurnalis saya memberi apresiasi tinggi untuk Institusi Polri yang terus solid dan komit menjaga marwah institusi POLRI.

Tidak ada yang tidak bisa dilakukan, sepanjang pijakannya adalah kebenaran dengan tetap menjunjung tinggi komitmen menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

Semoga seluruh proses penanganan kasus penembakan ini bisa berjalan dengan lancar, sampai pada pelimpahan tahap 2 ke Kejaksaan.

Kemudian, kasus ini bisa segera disidangkan agar keadilan dapat ditegakkan.

Bravo Polri. (****)

MS

Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri Dan Media Sukseskan Event Nasional Dan Internasional

 

 

Depok, Sabtu 11 Juni 2022 (Kattakami) — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka kegiatan lomba menembak bersama TNI-Polri dan insan media di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Sabtu (11/6). Acara ini merupakan salah satu rangkaian dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-76 pada 1 Juli 2022.

“Baru saja kita melaksanakan kegiatan kejuaraan menembak. Dimana, didalamnya yang ikut kegiatan lomba ini adalah rekan-rekan dari TNI, Polri, dan media, ada teman-teman Pimred, Wapimred, Korlip, wartawan dan Dewan Pers. Saya kira hari ini kegiatan yang cukup lengkap dan solid,” kata Sigit.

Sigit menegaskan, TNI-Polri serta insan Pers merupakan mitra strategis dalam menghadapi segala bentuk situasi dan kondisi yang berkembang di Negara Indonesia. Diantaranya, dikatakan Sigit, media bersama TNI-Polri bersama-sama berjuang melakukan penanganan Pandemi Covid-19 dan arus mudik Lebaran 2022 untuk masyarakat, dengan perannya masing-masing.

“Selama ini kita TNI-Polri dan media selalu sama-sama di lapangan. Khususnya penanganan masalah beberapa waktu lalu, Pandemi Covid-19, kemudian, masalah mudik yang mungkin sebagian masyarakat libur, tapi kita semua berada di lapangan, ditengah-tengah masyarakat untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik,” ujar mantan Kabareskrim Polri ini.

Oleh sebab itu, Sigit menyatakan, dengan adanya lomba menembak ini, diharapkan soliditas dan sinergitas antara TNI, Polri dan awak media, dapat terus meningkat serta terjaga dengan baik kedepannya.

“Dan juga kedepan, banyak sekali kegiatan yang tentunya kami harus bersama-sama. Sehingga kegiatan hari ini, dalam rangka lebih meningkatkan soliditas, dan sinergitas antara kita semua, TNI, Polri dan teman-teman media. Sehingga kita semua bisa melaksanakan tugas secara bersama-sama di lapangan. Tentunya tugas sesuai dengan fungsinya masing-masing,” ucap mantan Kapolda Banten tersebut.

Dengan adanya sinergitas dan soliditas tersebut, Sigit menekankan, TNI, Polri dan media dapat ikut menyukseskan serta mengawal seluruh agenda berskala nasional maupun internasional yang akan diselenggarakan di Indonesia kedepannya. (*)

MS

Solusi Kapolri Selesaikan Kontroversi Brotoseno: Revisi Perkap, Ajukan PK

 

 

Jakarta, Rabu 8 Juni 2022 – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons kritik publik soal masih aktifnya AKBP Brotoseno sebagai staf tanpa jabatan di Polri. Jenderal Listyo Sigit sudah menyiapkan solusi agar ujung kontroversi tersebut sesuai harapan publik.

“Jadi selama beberapa hari ini tentunya kami sudah terus mengikuti dan mencermati beberapa pendapat, kemudian aspirasi dari masyarakat terkait dengan komitmen Polri terkait dengan pemberantasan korupsi. Tentunya hal tersebut harus menjadi perhatian kami,” kata Jenderal Listyo Sigit usai Rapat Kerja dengan Komisi III DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (8/6/2022).

Kapolri menuturkan pihaknya sudah menggelar sejumlah pertemuan dengan Kompolnas dan Menko Polhukam Mahfud Md untuk membahas kontroversi AKBP Brotoseno. Polri juga sudah menjaring saran ahli pidana.

Saat ini, tindakan yang bisa diambil Polri terkait penyelesaian kontroversi AKBP Brotoseno masih terbatas, karena terbentur Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 12 tahun 2011 Tentang ‘Kode Etik Profesi Kepolisian Negara Republik Indonesia’ dan Perkap Nomor 19 Tahun 2012 Tentang ‘Susunan Organisasi dan Tata Kerja Komisi Kode Etik Kepolisian Negara Republik Indonesia’.

Seperti diketahui Komisi Kode Etik Polri memutuskan tak memecat AKBP Brotoseno dalam sidang etik pada 13 Oktober 2020, sebelum Jenderal Listyo Sigit menjabat Kapolri. Jika mengacu pada Perkap 12/2011 dan 19/2012, maka saat ini tidak ada tindakan yang bisa diambil Polri soal putusan AKBP Brotoseno.

Setelah menjaring masukan Kompolnas, Menko Polhukam dan ahli pidana, Kapolri memutuskan akan merevisi dua Perkap tersebut. Perkap yang baru nanti akan membuka peluang Peninjauan Kembali (PK) putusan Komite Kode Etik.

“Jadi saat ini kami sedang mengubah Perkap tersebut dengan masukan berbagai ahli yang kita minta sebagai wujud bahwa Polri transparan, Polri memperhatikan apa yang menjadi aspirasi masyarakat,” ujar Jenderal Listyo Sigit.

“Dan salah satunya di dalam perubahan Perkap tersebut kami jadikan satu dengan Peraturan Kepolisian, kami menambahkan klausa mekanisme peninjauan kembali terhadap putusan-putusan yang telah dikeluarkan oleh sidang kode etik, yang tentunya keputusan-keputusan tersebut yang kemudian terdapat kekeliruan atau terdapat hal-hal lain yang memang perlu kami ubah dan posisinya terhadap persoalan-persoalan yang sedang ditangani saat ini,” imbuh Kapolri.

Revisi peraturan tersebut saat ini sedang berproses di Kemenkum HAM. Kapolri berharap dalam waktu dekat peraturan tersebut akan segera berlaku, agar PK putusan sidang etik AKBP Brotoseno bisa dilakukan.

“Dan tentunya ini akan memberikan ruang kepada saya selaku Kapolri untuk meminta adanya peninjauan kembali atau melaksanakan sidang peninjauan kembali terhadap putusan AKBP Brotoseno,” ujar mantan Kabareskrim ini.

Jenderal Listyo Sigit berharap langkah-langkah yang dilakukan Polri terhadap kontroversi AKBP Brotoseno bisa menjawab keraguan publik terhadap komitmen antikorupsi Polri. Dia menegaskan komitmen untuk membawa perbaikan di tubuh Polri.

“Dengan ini kita harapkan ke depan, kita terus bisa memperbaiki hal-hal yang menurut masyarakat itu mencederai keadilan. Dan kami komit dan transparan untuk itu, pembenahan institusi kami,” ujar Listyo Sigit. (****)

 

MS

 

 

 

 

 

Kapolri ingatkan Pemprov Bali perketat prokes saat libur Lebaran

 

 

Jakarta (ANTARA) – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan pemangku kepentingan terkait untuk memperketat protokol kesehatan (prokes) selama libur idul Fitri 1443 Hijriah supaya tidak terjadi lonjakan COVID-19.

“Kami semua harus mempersiapkan dari mulai prokes-nya, kemudian bagaimana masyarakat melaksanakan wisata di Bali bisa aman dan pascawisata kita menjaga COVID-19 tetap terkendali,” kata Listyo Sigit dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis 28 April 2022.

Berdasarkan laporan yang diterima, dia mengatakan terjadi peningkatan hunian akomodasi di Bali sebesar 53 persen.

Peningkatan itu diperkirakan akan terjadi pada Hari Raya Idul Fitri, mengingat Bali merupakan daerah tujuan wisata.

Selain protokol kesehatan, Kapolri juga mengingatkan seluruh jajarannya dan pihak terkait untuk menjaga keamanan wisatawan selama di Bali.

Dalam kunjungan kerjanya di Bali, Listyo Sigit memantau pelaksanaan mudik di Pelabuhan Gilimanuk.

Kapolri mengatakan pergerakan penumpang lebih banyak yang meninggalkan Pulau Bali menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur.

“Arus mudik di wilayah Gilimanuk ini lebih banyak yang meninggalkan Pulau Bali menuju Ketapang, Banyuwangi, dibandingkan dengan yang masuk Bali. Rata-rata saya tanya sehari-hari (pemudik) bekerja di Bali,” tambah Kapolri.

Secara umum, tambahnya, terjadi peningkatan yang tidak signifikan dibandingkan saat hari biasa. Kapal yang disiapkan sebanyak 46 kapal dan saat ini sebanyak 29 unit kapal telah beroperasi.

“Kami harapkan proses masuk kapal, kemudian perjalanan hingga turun, memang sesuai dengan SOP yang disampaikan sehingga semua berjalan baik,” katanya.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Kapolri mengapresiasi seluruh aparat di Bali yang bekerja dalam upaya percepatan vaksinasi COVID-19 dosis penguat atau booster. Berdasarkan laporan yang diterima, dia mengatakan capaian vaksinasi booster di Bali sudah lebih dari 50 persen.

Vaksinasi booster menjadi sangat penting untuk menekan laju penularan COVID-19 mengingat Bali akan menghadapi event internasional pascalibur Lebaran.

“Ini modal menghadapi event internasional setelah lonjakan wisata di Bali, dan mudah-mudahan laju COVID-19 bisa dikendalikan. Terus berikan pelayanan terbaik ke masyarakat, khususnya yang mudik dan wisata di Bali. Hal ini agar semuanya aman, lancar, dan sehat,” ujar Kapolri. (****)

MS

Kapolri Cek Arus Mudik di Pelabuhan Tanjung Perak, Ini Hasilnya

 

 

Surabaya (DETIK) – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo cek kesiapan mudik lebaran di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Dalam kunjungannya di Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak, kapolri melihat animo masyarakat untuk mudik.
Sigit memperkirakan nanti malam, arus mudik akan terus meningkat. Dia memastikan pihak Pelabuhan Tanjung Perak telah mempersiapkan pelayanan yang optimal.

“Saya lihat, sampai hari ini rata-rata sudah di angka 32.000. Tentu, dibanding situasi normal yang rata-rata 2.000 tetap ada peningkatan. Dibanding 2019, tahun ini masih lebih rendah, kurang lebih 36% selisihnya. Apabila dibanding 2020, peningkatan 138%,” jelas Sigit didampingi Gubernur dan Kapolda Jatim, Kamis (28/4/2022).

Sigit mengatakan, moda transportasi laut satu dari sekian opsi yang solutif untuk dimanfaatkan khalayak pada mudik lebaran tahun 2022 ini. Mengingat, tak ada kemacetan seperti di jalur darat.

“Ini (transportasi laut) bisa menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk melaksanakan mudik menggunakan, untuk mengurangi potensi beban kemacetan yang di prediksi pada arus mudik,” kata Kapolri.

“Kita cek ada dari Kalimantan, Ende, Sulawesi, Tanjung Priok, dan Semarang. Dari kapal-kapal yang ada, tak hanya melayani masyarakat yang akan meninggalkan Surabaya, tapi juga menerima masyarakat yang datang dari beberapa daerah,” ujar Kapolri.

Kapolri mengapresiasi seluruh stakeholder terkait aturan yang mewajibkan para pemudik atau penumpang kapal melakukan booster atau vaksinasi dosis ke-3 yang dinilai sangat penting. Mengingat, pandemi COVID-19 saat ini belum usai.

“Jawa Timur angkanya (Kesembuhan dan vaksinasi COVID-19) sangat bagus, 235 kasus hariannya, jauh lebih bagus dibanding wilayah lain, tentu harus dipertahankan,” tutur Kapolri. (****)

MS

Tinjau Pelabuhan Tanjung Perak, Kapolri Ingatkan Masyarakat untuk Vaksin Booster

 

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama rombongan, melakukan lanjutan Kunjungan kerjanya di Jawa Timur, pada Kamis (28/4/2022).

Kali ini, kapolri melaksanakan pengecekan kesiapan Pos Pelayanan Terpadu dan fasilitas Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Lokasi yang dikunjungi adalah pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Sesampainya di tempat tersebut Kapolri menyapa para penumpang Kapal yang berada di ruang tunggu.

Kapolri bersama rombongan lanjut mendengarkan paparan dari Karoops Polda Jatim Kombes Pol Puji Santosa terkait kesiapan Operasi Ketupat Semeru 2022 di wilayah Polda Jatim dan sekaligus memberikan tanggapan.

Usai memberikan arahan, Kapolri lanjut melakukan pengecekan Posko Terpadu Lebaran Tahun 2022, yang berada di Pelabuhan Tanjung Perak, dengan mendengarkan paparan dari Kapolres Tanjung Perak Akbp Anton Elfrino terkait pelaksanaan pengamanan Posko Terpadu dan Paparan Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak terkait kedatangan dan pemberangkatan penumpang.

“Saya lihat juga bahwa sampai dengan hari ini sudah di angka 3200 dibandingkan dengan situasi normal yang rata-rata 2000 tetap ada peningkatan,” tambah Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kapolri juga mengingatkan kepada masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik agar melengkapi persyaratan dengan vaksin booster.

“Bagi masyarakat yang akan menumpang kapal maka ada kewajiban untuk vaksin booster. Jadi ini tentunya menjadi hal sangat penting agar pengendalian laju covid betul-betul bisa kita kendalikan. Penumpang kapal dalam kondisi yang kita yakini betul-betul aman karena sudah vaksin booster,” tutur Kapolri.

Selain itu, untuk masyarakat yang belum melakukan vaksin booster dapat mengunjungi gerai vaksin yang telah di sediakan, sehingga ini menjadi syarat untuk membeli tiket.

“Saya kira ini sudah bagus dan tentunya kita harus terus menjaga agar pasca dari idul fitri yang biasanya di tahun kemarin ada lonjakan di tahun ini dengan adanya sistem ataupun adanya persyaratan untuk dilaksanakan Booster ini,” kata Kapolri.

Kapolri berharap laju covid pasca arus mudik, atau pasca Idul fitri bisa betul-betul bisa dikendalikan, karena wilayah Jawa Timur angkanya sangat bagus, jauh lebih bagus dibandingkan wilayah Jakarta dan yang lain, ini tentunya harus dipertahankan.

“Terima kasih kepada seluruh rekan-rekan stakeholder yang bertugas. Berikan pelayanan yang terbaik agar masyarakat merasa aman dan selamat sampai tujuan,” pungkas Kapolri. (****)

MS

Pantau Arus Mudik, Kapolri Pastikan One Way Serentak di 28 April

 

 

Semarang (DETIK)- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pengecekan persiapan pelaksanaan mudik di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang. Kapolri memastikan akan melaksanakan one way pada Kamis (28/4) secara serentak.

“Kegiatan one way serentak nanti dimulai tanggal 28 (April) mulai dari jam 17 sore sampai jam 24,” kata Kapolri dalam konferensi pers di GT Kalikangkung, Semarang, Rabu (27/4/2022).

Hal itu dilakukan setelah mengamati dimulainya peningkatan arus kendaraan.

Listyo Sigit menyebut pada tanggal itu diprediksi menjadi puncak arus mudik.

“Ini kita persiapkan karena kita melihat kemungkinan prediksi puncak arus mudik akan dimulai pada tanggal tersebut,” jelas Kapolri.

Jawa Tengah sendiri belum memperlihatkan peningkatan arus kendaraan yang signifikan. Meski begitu, di Losari, Brebes disebut mulai mengalami peningkatan.

“Tadi kita lihat untuk Jawa Tengah peningkatannya masih belum terlalu besar laporan sampai tadi malam sekitar 6 sampai 7 persen,” kata Kapolri.

Dalam kesempatan itu, Listyo Sigit juga menyampaikan bahwa di Jawa Tengah ada empat jalur alternatif yang bisa digunakan. Empat jalur itu juga sudah disiapkan untuk menjadi rute arus mudik.

“Tadi disampaikan bahwa ada empat alternatif jalur yang disiapkan dari jalur tol kemudian Pantura, kemudian wilayah Pantai Selatan kemudian ada tambahan khusus wilayah selatan dua,” ujar Kapolri.

Rombongan Kapolri sendiri tiba di GT Kalikangkung sekitar pukul 12.45 WIB.

Kapolri kemudian melakukan rapat koordinasi terkait persiapan arus mudik.

Terlihat juga di sana ada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Lutfi dan berbagai pihak dari Basarnas, Jasamarga, Dinas Perhubungan Jawa Tengah, dan pihak Pertamina.

Sebelumnya diberitakan, kebijakan one way akan diberlakukan di Tol Trans Jawa pada saat arus mudik dan balik Lebaran mendatang. Keputusan ini diambil dari Surat Keputusan Bersama antara Dirjen Hubdat, Dirjen Bina Marga, dan Kakorlantas pada 13 April 2022.

Selama mudik akan dilakukan ganjil-genap dan one way secara bersamaan. Pemudik diminta menyiapkan fisik, BBM, e-toll, dan makanan agar tidak terjebak di rest area. One way ini akan berlakukan dari KM 47 Jakarta sampai dengan KM 414 Kalikangkung Semarang. (****)

MS

Kapolri Tinjau Kesiapan Mudik Lebaran 2022 di Terminal Bungurasih, Ini yang Disampaikan

 

SIDOARJO – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau persiapan mudik lebaran 2022 di Terminal Bungurasih, Sidoarjo, Rabu (27/4/2022).

Saat meninjau, Jenderal Listyo didampingi Gubernur Khofifah Indar Parawansa Kapolda Irjen Nico Afinta, dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto.

Setibanya di lokasi, Listyo langsung meninjau gerai vaksinasi lalu melihat proses uji emisi pada bus beroperasi.

“Dari seluruh kesiapan mudah-mudahan terminal bisa memberikan pelayanan yang terbaik,” kata Listyo.

Kapolri juga meninjau gerai tes urine yang disediakan di terminal bagi para sopir.

“Uji ini dilakukan untuk mengetahui apakah pengemudi sedang mengonsumsi alkohol atau tidak,” ujar Kapolri.

Tes ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik yang menggunakan bus sebagai moda transportasi untuk pulang ke kampung halaman.

“Jadi, memang dibutuhkan sopir dengan kondisi prima, terlebih membawa penumpang antarprovinsi,” jelas Kapolri.

Listyo meminta agar masyarakat memanfaatkan gerai vaksinasi booster yang ada. Harapannya ketika bertemu dengan keluarga dalam kondisi sehat imunnya kuat.

Dengan begitu pascaidulfitri tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19. “Diharapkan masyarakat yang mudik bisa menjaga protokol kesehatan,” tutur Listyo.

Kapolri menambahkan penumpang yang ada di Terminal Bungurasih mengalami peningkatan dibanding dengan minggu lalu dan dipastikan meningkat dalam beberapa waktu ke depan.

“Mudah-mudahan mudik kali ini menjadi kebahagiaan buat kita semua,” tandas Listyo. (****)

MS

Kapolri ingatkan pemudik hindari kelelahan saat mudik

 

Jakarta (ANTARA) – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengingatkan masyarakat yang akan mudik Lebaran 2022 untuk tidak memaksakan diri melakukan perjalanan mudik saat lelah dan diimbau beristirahat di “rest area” di sepanjang jalur mudik.

“Telah disiapkan ‘rest area’ yang bisa digunakan masyarakat saat lelah mengemudi dan melampaui jam atau ketahanannya. Kami imbau bisa istirahat sejenak di ‘rest area’,” kata Sigit dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Rabu.

Pesan ini disampaikan Sigit saat meninjau Pos Terpadu Gerbang Tol Kalikangkung KM 414 bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta stakeholder lainnya memastikan kesiapan pelayanan mudik Lebaran 2022.

Menurut Sigit, setiap “rest area” terdapat pos pelayanan, pos pengamanan, dan pos terpadu Operasi Ketupat 2022 yang didirikan Polri.

Dalam peninjauan tersebut, Sigit menerima laporan melalui simulasi Tactical Floor Game (TFG) dari personel kepolisian dalam menyiapkan kebijakan rekayasa lalu lintas “one way” serentak yang akan dimulai pada 28 April 2022 sejak pukul 17.00 hingga 24.00 WIB.

Menurut dia, H-6 arus mudik di Jawa Tengah belum terjadi peningkatan signifikan. Penambahan kendaraan hanya sebesar 6 sampai dengan 7 persen dari hari biasanya. Namun pada H-5 peningkatan arus lalu lintas sudah terlihat di sejumlah wilayah di Jawa Tengah.

“Saat ini arus sudah terlihat mulai padat di wilayah Losari sehingga berbagai kesiapan harus kami laksanakan,” paparnya.

Pada akhir arahannya, Sigit meminta seluruh personel untuk aktif menyampaikan informasi terkait kondisi terkini pelaksanaan mudik kepada masyarakat melalui saluran media. Dengan informasi secara cepat dan tepat, kata Sigit, diharapkan masyarakat dapat mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas.

Melalui penyebaran informasi, katanya, diharapkan bisa membantu mengurangi kepadatan sekaligus mengurangi risiko kecelakaan.

“Dengan demikian informasi terkini kondisi arus mudik bisa dinformasikan sehingga masyarakat bisa menyesuaikan kegiatannya berdasarkan informasi yang diberikan secara real time,” jelas Sigit. (****)

MS

Gelar Baksos Bareng BEM dan OKP, Kapolri: Teruslah Berkontribusi untuk Bangsa

 

 

Jakarta —- Polri bersama sekitar 50 elemen mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan organisasi kepemudaan (OKP) berkolaborasi menggelar bakti sosial untuk masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah slum area. Sigit berharap para mahasiwa dan pemuda terus memberikan kontribusi yang terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Saya apresiasi dan terima kasih atas inisiatif dan kerja sama seluruh rekan-rekan mahasiswa, dan pemuda yang tergabung dalam aliansi BEM dan OKP melaksanakan kegiatan bakti sosial,” kata Sigit dalam sambutannya pada acara ‘Bakti Sosial Polri Presisi Bersama Mahasiswa, BEM dan OKP untuk Masyarakat di Bulan Ramadan Penuh Berkah’ di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (25/4/2022).

Sigit menekankan, kegiatan kolaborasi ini merupakan wujud nyata dari elemen mahasiswa, BEM, dan kepemudaan sebagai bentuk kepedulian untuk membantu masyarakat, khususnya yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

Menurut Sigit, dengan turun langsung ke basis masyarakat, mahasiswa dan pemuda yang merupakan generasi penerus bangsa, telah memberikan kontribusi terbaik untuk negara.

“Teruslah berkarya, teruslah suarakan, suara-suara demokrasi, dan lakukan langkah-langkah nyata untuk bisa memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara ,” ujar Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini mengungkapkan, kolaborasi kegiatan bersama mahasiswa, BEM dan unsur kepemudaan ini bukan yang perdana. Pasalnya, ketika terjadinya pandemi virus corona, Polri bersama elemen tersebut telah bersinergi dalam rangka melakukan penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19.

“Tentunya kegiatan kali ini bukan yang pertama, kita sudah sering bersama-sama mulai dari pada saat awal turun melaksanakan kegiatan menghadapi pandemi Covid-19 dalam bentuk vaksinasi bersama dan kemudian juga kegiatan bakti sosial lainnya,” ucap eks Kapolda Banten tersebut.

 

 

 

Bahkan, kata Sigit, berkat adanya sinergi Polri bersama mahasiswa dan pemuda, dewasa ini laju pertumbuhan Covid-19 dapat dikendalikan dengan baik. Sigit menyebut, Indonesia menjadi salah satu negara yang capaian vaksinasinya paling tinggi di dunia.

“Alhamdulilah hari ini kita semua melihat terkait laju Covid-19 sudah bisa dikendalikan dengan baik. Positivity rate kita di bawah 1%. Saat ini kita sudah berhasil melakukan vaksinasi kurang lebih 397 juta. Dan kita ada di nomor lima untuk vaksinasi terbanyak di dunia. Ini kerja keras dari seluruh elemen dan did alamnya ada adik-adik mahasiswa dan rekan-rekan BEM, serta pemuda,” papar Sigit.

Dengan terkendalinya laju Covid-19, Sigit menyatakan, pemerintah telah memperbolehkan masyarakat untuk melakukan mudik lebaran tahun 2022 dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat serta akselerasi vaksinasi booster. Kebijakan itu juga merupakan kerja keras dari mahasiswa dan pemuda.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Sigit mengajak mahasiswa dan pemuda untuk sama-sama mensosialisasikan kepada masyarakat yang melaksanakan mudik untuk melaksanakan protokol kesehatan. Serta, membantu melakukan akselerasi vaksinasi bagi para pemudik.

“Saat ini kita berikan di pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu untuk masyarakat bagi yang belum booster. Sehingga kita yakin masyarakat yang mudik baik pulang maupun di daerah tujuan mudik semua dalam keadaan terjaga. Imunitas tinggi, sehingga laju Covid-19 bisa dijaga. Kita juga adakan mudik gratis bersama dengan mahasiswa ini juga bisa dimanfaatkan. Ada 400 bus atau 20.000 kursi disiapkan, sehingga beban arus mudik bisa dikurangi,” tutup Sigit.

Kapolri tegaskan komitmen beri layanan mudik aman lancar dan sehat

 

 

Jakarta (ANTARA) – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyatakan lembaga yang dipimpinnya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar pemudik dapat melaksanakan perjalanan mudik Lebaran (Idul Fitri) 1443 Hijrah dengan aman dan nyaman serta sehat.

“Tentunya ini prioritas utama kami,” kata Kapolri seperti dikutip melalui video imbauan mudik Lebaran 2022 yang dibagikan kepada wartawan di Jakarta, Selasa.

Dalam imbauan tersebut, Kapolri mengatakan pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk memperbolehkan masyarakat melakukan perjalanan mudik, merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.

Dengan dibolehkannya mudik tahun ini, kata dia, diprediksi akan terjadi mudik akbar.

Berdasarkan Survei Kementerian Perhubungan diprediksi ada 85 juta orang melakukan mudik, di mana 23 juta menggunakan mobil dan 17 juta menggunakan sepeda motor.

“Jumlah ini sangat besar, dan tentunya berpotensi menimbulkan kepadatan di jalur mudik,” katanya.

Untuk mencegah terjadinya kepadatan di jalur mudik, mantan Kabareskrim Polri itu menyebutkan, Polri beserta seluruh pihak berkepentingan terkait telah mempersiapkan pengaturan perjalanan mudik melalui penerapan rekayasa lalu lintas, seperti ganjil genap, sistem satu arah (one way) serta rekayasa lainnya.

“Polri juga mengimbau agar masyarakat dapat menggunakan moda transportasi umum lain seperti pesawat, kereta api, sehingga dapat kurangi jumlah kendaraan yang melintas di jalan raya,” katanya.

Upaya lainnya, katanya, yaitu menghindari puncak arus mudik dengan cara menggunakan jalur alternatif seperti jalur pantai utara (pantura), jalur pantai selatan (pansela). Kemudian, melaksanakan mudik lebih awal pada tanggal 25-27 April, dan bisa juga dengan memanfaatkan program mudik bersama atau gratis yang disiapkan oleh kementerian/ lembaga atau swasta.

Agar perjalan mudik tetap sehat, Kapolri juga mengingatkan bahwa pandemi COVID-19 belum berakhir. Beberapa negara seperti China saat ini terjadi lonjakan kasus positif. Untuk itu, masyarakat diminta tetap menjalankan protokol kesehatan secara disiplin terutama memakai masker dan segera melengkapi vaksinasi dosis ketiga atau booster.

“Saya ingatkan pandemi belum sepenuhnya usai,” katanya.

Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan vaksinasi penguat (booster), Polri menyediakan gerai vaksin di setiap pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu Operasi Ketupat 2022 yang ada disepanjang jalur mudik.

“Mari kita jaga bersama sehingga mudik kali ini bisa menjadi mudik yang sehat dan nyaman. Sehat karena sudah divaksin secara lengkap dan juga booster, serta nyaman karena kita bisa atur waktu mudik sehingga kemacetan bisa dihindari,” demikian Listyo Sigit Prabowo. (****)

MS

Kapolri ingatkan pandemi belum berakhir meski mudik boleh

 

 

Jakarta (ANTARA) – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengingatkan seluruh lapisan masyarakat bahwa pandemi COVID-19 belum berakhir, untuk itu masyarakat yang kini dibolehkan mudik diminta untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi primer maupun booster (penguat).

Hal ini merujuk pada situasi global, di mana China melakukan penguncian wilayah karena kembali mengalami lonjakan kasus COVID-19. Sementara itu, pengalaman dua kali pelaksanaan Hari Raya di Tanah Air, biasanya dibarengi dengan peningkatan kasus COVID-19.

“China saat ini COVID-nya meningkat lagi. Mungkin seluruh rekan-rekan masyarakat melihat di China dilaksanakan lockdown, artinya masalah COVID-19 belum selesai,” kata Sigit saat menghadiri acara 1 juta vaksin booster kerja sama Pengurus Besar Nahdlatur Ulama (PBNU), Polri dan Kementerian Agama di Gedung PBNU Jakarta, Kamis.

Jenderal bintang empat itu menyampaikan, cara untuk mencegah agar libur lebaran Idul Fitri tahun ini tidak dibarengi dengan meningkatnya angka kasus COVID-19 adalah dengan semaksimal mungkin melaksanakan vaksinasi.

Sigit mengungkapkan, saat ini angka capaian vaksinasi COVID-19 dosis pertama rata-rata nasional sudah sebesar 95 persen, namun sesuai arahan Presiden Joko Widodo agar masyarakat yang sudah lewat 3 bulan vaksinasi primer (dosis 1 dan 2) perlu melaksanakan vaksinasi booster.

“Ini semua harus kita lakukan untuk menjaga agar pada saat nanti masyarakat mudik, bersilaturahmi bertemu dengan keluarga semuanya bisa memiliki tingkat imunitas yang jauh lebih baik,” tuturnya.

Menurut dia, masyarakat yang telah menerima vaksin penguat, pada saat bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman, terlebih anggota keluarga yang lebih sepuh, tidak menjadi pembawa atau penular virus kepada orang tua.

“Jadi inilah kesempatan kita, mumpung waktu masih ada melaksanakan vaksin booster,” kata Sigit mengajak.

Mantan Kabareskrim Polri itu juga menyampaikan, Polri memiliki program 1 juta vaksin serentak. Sebelum Ramadhan, target 1 juta dapat terealisasi, namun begitu memasuki Ramadhan, angka tersebut turun, menjadi rata-rata 700 ribu.

Ia mengakui, dalam percepatan vaksinasi COVID-19 ini, Polri menghadapi banyak kendala, terutama pro dan kontra masyarakat terkait vaksin, lalu pertanyaan-pertanyaan seputar apakah vaksinasi di Bulan Ramadhan boleh dilakukan atau tidak.

Namun, lanjut Sigit, kendala tersebut dapat teratasi berkat kerja sama dengan PBNU dan Kemenag, sehingga pelaksanaan vaksinasi booster kali ini bisa menembus angka 1,3 juta dosis.

“Karena kami mendapat dukungan dari PBNU dan Kemenag, dan juga bisa menjawab keraguan dari masyarakat apakah di bulan puasa khususnya saat puasa vaksin boleh atau tidak, jadi dijawab langsung oleh PBNU bukan saya langsung yang menjawab,” ujar Sigit.

 

 

 

 

Dalam kesempatan itu juga, Sigit melanjutkan bahwa kerja sama, soliditas, sinergitas semua pihak dan juga masyarakat dalam percepatan vaksinasi inilah yang membuat Indonesia menepati peringkat pertama pelaksanaan vaksinasi terbanyak di tingkat Asia Tenggara, sedangkan di dunia berada di peringkat 4 atau 5.

“Capaian ini tentunya berkat dukungan masyarakat di Indonesia,” ujar Kapolri.

Untuk itu, lanjut Sigit, agar pelaksanaan mudik tahun ini berjalan nyaman dan sehat, maka masyarakat perlu melaksanakan vaksinasi booster dan menjaga protokol kesehatan. Sedangkan agar mudik nyaman, dapat melakukan perjalanan sebelum H-3 guna menghindari terjadinya kemacetan.

Pemerintah memprediksi 85 juta masyarakat seluruh Indonesia melakukan mudik tahun ini, di mana 23 juta di antaranya menggunakan kendaraan pribadi roda empat, dan 17 juta menggunakan sepeda motor. Kondisi ini di satu sisi memiliki kegembiraan, namun di sisi lain memiliki kekhawatiran.

Kekhawatiran itu adalah, peningkatan kasus COVID-19 setelah lebaran, serta kemacetan akibat tingginya jumlah kendaraan yang melakukan perjalan mudik, terutama tujuan ke wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Untuk mengantisipasi kekhawatiran tersebut, terutama kemacetan, Polri telah menyiapkan rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) dibarengi dengan ganjil genap di jalan tol, kemudian skema contra flow. Jadwal pengaturan lalu lintas telah disosialisasikan ke masyarakat.

Selain penerapan rekayasa lalu lintas ini, Sigit mengimbau masyarakat untuk melakukan persiapan jelang mudik agar tidak terjebak kemacetan, yakni melakukan mudik lebih awal, menghindari mudik di waktu puncak (H-3, H-2 dan H-1), lalu menggunakan jalur-jalur alternatif, jalan arteri seperti jalur selatan.

Sigit juga mendorong masyarakat menggunakan moda transportasi umum seperti kereta api. Berdasarkan hasil tinjauan di Stasiun Senen, Rabu kemarin, diperoleh informasi adanya penambahan jumlah kursi sebesar 20 ribu per hari oleh PT KAI.

“Jadi masih ada slot yang bisa ditambahkan 20 ribu per hari, jadi ini juga bisa menjadi salah satu pilihan sehingga masyarakat bisa nyaman pada saat mudik, motornya juga bisa dibawa dengan kereta api, atau bisa juga dengan menggunakan jalur-jalur alternatif yang ada, baik di Pantura ataupun di jalur-jalur alternatif yang disiapkan di dalam kota sehingga kemacetan bisa kita bedah,” tutur Sigit.

Acara vaksinasi bertajuk “Ayo Sukseskan 1 juta vaksin booster kerja sama PBNU, Polri dan Kemenag” juga dihadiri oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. (****)

MS

Kapolri: Kalau Cuti H-3, akan Terjadi Kemacetan Luar Biasa saat Mudik Lebaran

 

 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kementerian dan perusahaan swasta memberikan cuti lebaran kepada pegawainya lebih awal. Hal ini guna mencegah terjadinya kemacetan saat mudik Lebaran 2022.

“Kami tentunya mencoba untuk berkoordinasi dengan teman-teman semua, khususnya kementerian terkait dan juga swasta nasional. Harapan kita untuk bisa meliburkan atau mencutikan lebih cepat. Sehingga semuanya tidak membentuk di H-3,” ujarnya saat pidato acara 1 Juta Vaksin Booster yang digelar PBNU, di kantor PBNU, Jakarta, Kamis (21/4).

Sigit menjelaskan, bila cuti diberikan H-3 lebaran, diprediksi akan terjadi kemacetan luar biasa. Untuk itu ia meminta kementerian dan perusahaan sudah memberikan cuti sejak H-8 atau H-7 lebaran.

“Karena kalau itu cutinya di H-3, pasti akan terjadi kemacetan yang luar biasa. Oleh karena itu, harapan kita cuti bisa diatur dan diberikan mungkin mulai H-8, H-7 sudah dilaksanakan,” jelas Listyo.

“Tentunya kalau yang mudik cuti kan juga pasti seneng toh,” imbuhnya.

Untuk arus balik, kantor-kantor juga diminta mengatur agar tidak terjadi penumpukan saat kembali dari mudik. Misalnya menerapkan kerja dari rumah.

“Dan arus baliknya nanti mungkin bisa diatur sementara sambil menunggu kerjanya bisa sambil online, kan begitu. Jadi cutinya tambah panjang,” kata Sigit. (****)

MS

Kapolri: KAI Siap Tambah 20 Ribu Tempat Duduk Per Hari untuk Pemudik

 

 

Jakarta (DETIK) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Stasiun Pasar Senen, Jakarta, untuk mengecek ketersediaan tempat duduk bagi masyarakat yang ingin mudik memakai kereta api. Sigit memastikan PT Kereta Api Indonesia (KAI) siap menambah sebanyak 20 ribu tempat duduk per hari.


“Tadi kita cek bahwa kereta api tentunya jadi salah satu alternatif yang bisa digunakan untuk melaksanakan mudik. Tadi disampaikan masih ada kurang lebih 20 ribu tempat duduk yang bisa disiapkan PT KAI untuk melayani tambahan bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik,” kata Sigit di Stasiun Pasar Senen, Rabu (20/4/2022).

Sigit mengungkapkan untuk pembelian tiket perjalanan kereta api dari Stasiun Pasar Senen hari H-3 dan H-4 Lebaran 2022 sudah hampir 100 persen.

Karena itu, Sigit mengatakan dibutuhkan kesiapan KAI dalam menambah kapasitas tempat duduk.

“Walaupun tadi saya lihat pembelian tiket di H-4, H-3, sudah mendekati atau bahkan sudah ada 100 persen. Namun dari PT KAI siap menambah kapasitas tempat duduk mencapai 20 ribu per hari, sehingga total bisa melayani masyarakat yang akan mudik dengan total 50 ribu,” kata Kapolri.

Sigit mengatakan, selain menambah jumlah tempat duduk, KAI akan menyiapkan gerbong khusus kendaraan roda dua. Dengan begitu, masyarakat juga bisa menitipkan sepeda motornya.

“Tentunya ini bisa jadi salah satu alternatif masyarakat yang akan melaksanakan mudik karena disiapkan juga kereta api khusus untuk mengangkut kendaraan roda dua,” kata Kapolri.

“Sehingga masyarakat yang akan mudik kendaraannya bisa masuk ke kereta khusus. Kemudian masyarakat yang akan mudik bisa naik ke kereta yang disiapkan untuk penumpang. Ini adalah alternatif yang tentunya disiapkan,” sambung Kapolri. (****)

MS

Antisipasi Macet, Kapolri Imbau Instansi Swasta Percepat Cuti Lebaran

 

 

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan tinjauan kesiapan mudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, sore hari ini. Sigit meminta instansi-instansi, khususnya swasta, mempercepat cuti lebaran guna menghindari kemacetan.

“Kemudian kita juga mengimbau kepada instansi khususnya swasta untuk bisa mengatur waktu cuti bagi perusahaannya, karena Kementerian Ketenagakerjaan telah mengeluarkan peraturan untuk bisa mengatur cuti secara fleksibel,” kata Sigit di Stasiun Senen, Rabu (20/4/2022).

Menurutnya, dengan mempercepat cuti Lebaran, diharapkan dapat mengantisipasi penumpukan pemudik di H-3 lebaran. Selain itu, untuk mengurai adanya kemacetan panjang di jalan raya.

“Harapan kita cuti bisa diberikan jauh-jauh hari misal H-8 sehingga tidak menumpuk di H-3, H-2, H-1, ini juga untuk mengurai karena kurang lebih ada 23 juta kendaraan pribadi dan 17 juta kendaraan roda dua yang akan mengarah ke wilayah timur sehingga tentunya perlu ada alternatif-alternatif, di samping jalan tol ada juga jalan arteri jalur selatan yang juga bisa digunakan dan tentunya jenis-jenis angkutan pun bisa dimanfaatkan,” kata Kapolri.

“Sehingga potensi terjadi kemacetan, diprediksi arus macet tanggal 28, 29, 30 April 2022 bisa dihindari dengan melaksanakan kegiatan pulang mudik lebih cepat,” lanjut Kapolri.

Lebih lanjut, Sigit mengatakan saran tersebut agar pelaksanaan mudik dapat berjalan dengan baik. Dia menyebut pihaknya telah menyiapkan sejumlah titik untuk pelayanan vaksinasi.

“Tentunya saran kita bagaimana kemudian seluruh instansi terutama direktorat swasta untuk bisa mengatur sehingga mudik kali ini bisa berjalan dengan baik, tidak terjadi kemacetan,” kata Kapolri.

“Jangan lupa kita menyiapkan gerbong untuk melayani booster baik di jalur tol, rest area, di terminal-terminal, baik di kereta api, terminal udara, kapal, semua ada, sehingga masyarakat yang belum booster bisa kita layani booster, mungkin beberapa layanan itu bisa jadi pilihan dan juga bisa membantu masyarakat untuk mengurangi prediksi arus mudik yang akan terjadi di 28, 29, 30 April,” kata Kapolri. (****)

MS

Kapolri Respons Korban Begal Jadi Tersangka di Lombok, Jamin Amaq Sinta Dapat Keadilan

 

 

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut menyoroti kasus korban begal jadi tersangka di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sigit berjanji akan memberikan kepastian hukum bagi korban begal tersebut, yakni Amaq Sinta.

Sigit menuturkan Kapolda NTB Irjen Djoko Poerwanto telah memimpin gelar perkara kasus korban begal jadi tersangka ini. Sigit juga menyampaikan Irjen Djoko akan segera memberikan keterangan ke publik terkait kasus ini.

“Kapolda NTB telah melaksanakan gelar perkara dan akan segera melakukan press release terkait perkara Sdr. Amaq Sinta,” tulis Sigit di akun Instagram resminya, seperti dilihat detikcom, Sabtu (16/4/2022).

Sigit mengatakan Amaq Sinta akan memperoleh kepastian hukum. Sigit menegaskan Polri memegang teguh asas proporsional hingga nesesitas.

“Untuk memberikan kepastian hukum dengan memegang teguh asas proporsional, legalitas, akuntabilitas, dan nesesitas,” imbuh mantan Kabareskrim Polri itu.

 

 

 

 

Sigit menambahkan Polri mengedepankan rasa keadilan dan kemanfaatan hukum bagi masyarakat. “Sehingga rasa keadilan dan kemanfaatan hukum betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat,” tandas dia.

Diberitakan sebelumnya, kasus ini bermula dari penemuan mayat dua pria bersimbah darah di Lombok Tengah Senin (11/4/2022) dini hari.

Belakangan diketahui bahwa kedua pria adalah pelaku begal yang dibunuh oleh calon korbannya.

Korban pembegalan itu, Amaq Sinta, justru dijadikan tersangka atas kasus pembunuhan akibat aksi bela diri yang dia lakukan menyebabkan dua begal tewas.

Polda NTB telah mengambil alih kasus Amaq Sinta alias M (34), korban begal yang ditetapkan jadi tersangka karena melawan dan membunuh pelaku begal.

Sebelumnya, kasus ini ditangani oleh Polres Lombok Tengah.

Pengambilalihan perkara kasus Amaq Sinta dilakukan sejak polisi mengabulkan permintaan keluarga untuk penangguhan penahanan terhadap Amaq Sinta.

Amaq Sinta sudah tidak ditahan namun tetap menjadi tersangka. (****)

MS

Natalius Pigai Memuji Kapolri yang Menyebut Demonstrasi adalah Hak Asasi

 

 

Aktivis kemanusiaan Natalius Pigai memuji sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sejumlah elemen mahasiswa beberapa waktu lalu di depan gedung DPR RI.

Pigai bahkan mengatakan Jenderal Sigit adalah Kapolri pertama yang dengan tegas mengatakan bahwa demontrasi adalah hak asasi manusia.

“Pertama kali seorang Kapolri dengan tegas bahwa “Demonstrasi adalah Hak Asasi Manusia” kata Pigai dalam unggahannya di Twitter, Kamis (14/4).

“Belum ada yang jadi korban aparat. Bahkan justru polisi yang jadi korban. Sebagai orang tua, Kapolri juga Sayang anggotanya. Patut diapresiasi,” ujar Pigai.

Saat ikut orasi di hadapan mahasiswa yang tergabug dalam BEM SI berunjuk rasa di depan gedung DPR RI, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa Polri bakal mengawal aspirasi mereka agar bisa sampai ke pemangku kebijakan, baik pemerintah maupun DPR.

Secara tegas bahkan Kapolri meminta seluruh jajarannya mengawal mahasiswa dengan humanis, sehingga tidak ada yang menunggangi aksi-aksi mereka. Sebab, kata Kapolri, suara mahasiswa ialah suara demokrasi.

“Suara mahasiswa adalah suara demokrasi harus kita kawal dan polisi siap mengawal suara mahasiswa, karena kalian mitra-mitra kita semua,” kata Kapolri dari atas mobil komando aksi. (****)

MS

Ini Instruksi Kapolri Wujudkan Mudik yang Aman dan Sehat bagi Masyarakat

 

 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajarannya untuk memastikan faktor keamanan dan kesehatan masyarakat yang melakukan mudik lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 2022.

Instruksi tersebut disampaikan Sigit dalam rapat koordinasi lintas sektoral persiapan menghadapi Idul Fitri 1443 Hijriah di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (14/4/2022).

“Harus disiapkan bagaimana mudik bisa berjalan lancar, aman, namun di sisi lain pandemi Covid-19 yang saat ini belum selesai bisa dikendalikan,” kata Sigit.

Kepastian untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam melaksanakan mudik ini menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah menetapkan libur nasional dan cuti bersama bagi masyarakat untuk melakukan mudik pada tahun ini.

Sigit menyatakan, berdasarkan survei dari Kemenhub, warga yang akan mudik pada tahun ini mencapai 85 juta orang. Sebab itu, segala sesuatu harus dipersiapkan dan diantisipasi dengan baik dan matang.

“Presiden memerintahkan untuk memberikan bekal imunitas terhadap masyarakat yang mudik khususnya di wilayah Jabodetabek. Harapan kita untuk vaksinasi booster sampai 25 April bisa mencapai 50%. Kita masih punya waktu 12 hari bagaimana rekan-rekan melakukan strategi vaksinasi kepada masyarakat,” ujar Sigit.

 

 

 

 

Sigit juga mengingatkan soal percepatan vaksinasi terhadap kelompok lanjut usia (lansia). Mengingat, masyarakat yang mudik ke lokasi tujuan akan mengunjungi keluarga dan orang tuanya di kampung halamannya. Sebab itu, Sigit menaruh perhatian lebih kepada akselerasi vaksinasi terhadap lansia.

“Alhamdulilah vaksinasi lansia dengan target 60%, tiga wilayah sudah melampaui yaitu Yogyakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Untuk Jawa Timur dan Lampung kita harapkan bisa mengejar ketertinggalan dalam waktu 12 hari,” ucap eks Kabareskrim Polri itu.

Sigit mengungkapkan dalam memastikan keamanan dan kesehatan masyarakat saat mudik, kepolisian akan mendirikan tiga pos, yakni pengamanan, pelayanan dan terpadu. Selain memastikan keamanan, pos tersebut juga bertugas melakukan skrining kepada para pemudik yang belum vaksinasi lengkap.

“Masyarakat yang mudik belum vaksinasi lengkap bisa mengikuti vaksinasi di pos ini. Dimana kita harapkan kita bisa melaksanakan semaksimal mungkin. Di samping bisa mengurai kemacetan tapi juga melaksanakan percepatan vaksinasi,” tutur mantan Kapolda Banten tersebut.

Sigit menyatakan, penguatan pemanfaatan tiga pos tersebut diharapkan terlaksana di objek wisata, jalan tol, rest area, jalur arteri, pelabuhan, stasiun, terminal dan bandar udara. Di mana, lokasi-lokasi tersebut yang akan dipadati oleh masyarakat ketika arus mudik dan arus balik lebaran.

Sigit juga meminta kepada jajarannya untuk mengantisipasi 23 titik pintu tol yang berpotensi terjadinya kemacetan ketika arus mudik dan arus balik Lebaran.

“Ada 23 pintu tol rawan kepadatan. Banten ada dua, Polda Metro Jaya ada dua, Jawa Barat ada tujuh, Jawa Tengah ada enam dan Jawa Timur ada enam. Kemudian ada enam titik bottleneck akan kita hadapi. Pada saat kendaraan meningkat jadi masalah dari empat lajur menjadi dua lajur,” jelas Sigit.

Sigit juga memaparkan, jajaran Kepolisian telah menyiapkan beberapa strategi kebijakan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi dan mengurai terjadinya kemacetan. Di antaranya, contraflow, one way dan diskresi lainnya sesuai dengan perkembangan situasi serta kondisi di lapangan.

Tak hanya jalur darat, Sigit juga meminta jajarannya melakukan antisipasi dan strategi di titik-titik penyeberangan seperti Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk.

Sigit menjelaskan, segala upaya dan antisipasi harus dilakukan dengan bersinergi bersama seluruh lintas stakeholder terkait lainnya. Sehingga, masyarakat dapat lebih aman dan nyaman saat menjalani mudik.

“Bagaimana sinergitas mengisi ruang-ruang sesuai tugas pokok masing-masing. Sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan masyarakat yang akan mudik. Namun mereka tetap sehat dan masalah bisa teratasi,” pungkas Sigit. (****)

MS

Lemkapi: Kapolri Turun ke Lokasi Demo Beri Kesejukan ke Mahasiswa

 

 

Jakarta – Aksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berorasi di atas mobil komando mahasiswa dinilai positif. Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia mengatakan Sigit telah berupaya mengejukkan situasi.
“Kita bahkan salut, Kapolri bahkan turun langsung ke lapangan untuk memberikan kesejukan kepada demostran. Polri terlihat terus semangat dalam memberikan keamanan di tengah masyarakat. Rakyat tahu, Polri sudah bekerja maksimal,” kata Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Hasibuan, kepada wartawan, Senin (11/4/2022).

Edi menilai pengamanan demo yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) hari ini berjalan baik lantaran tak ada tindak kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian. Sebaliknya, Edi mengatakan kekerasan berasal dari tengah demonstran sendiri.

“Kita memuji Polri tidak menggunakan kekerasan, bahkan tidak diijinkan menggunakan senjata. Namun yang kita sayangkan, anggota Polri malah yang jadi korban kebrutalan demonstran,” ujar Edi.

Meski enam polisi ikut kena amuk massa dan terluka saat menyelamatkan pegiat media sosial Ade Armando, yang menjadi korban pengeroyokan demonstran, Lemkapi berharap Polri tak kendur dan semakin mendalami aktor intelektual di balik keributan itu.

“Kita minta Polri jangan kendur. Kita juga minta kepada Polri agar mendalami apakah ada aktor di bekakang aksi demo anarkis ini. Siapapun dia, perbuatan mereka tidak bisa dibiarkan. Menurut kami, Polri sudah melakukan berbagai pendekatan,” ucap Edi.

“Perbuatan terhadap Ade Armando tidak bisa dibiarkan. Itu perbuatan pidana dan pelanggaran HAM,” imbuh Edi.

Sebelumnya Jenderal Sigit berorasi dari atas mobil komando mahasiswa demo 11 April 2021 di depan DPR. Dia berpesan kepada jajarannya untuk mengawal demo ini berjalan lancar.

“Saya dalam posisi yang akan memastikan bahwa seluruh aspirasi adik-adik mahasiswa semua tersampaikan dan kami akan membantu menjaga agar seluruh proses berjalan dengan aman. Oleh karena itu saya titip juga pada seluruh anggota, tolong kawal, tolong jaga adik-adik kita. Ini anak-anak kita, ini teman-teman kita,” kata Sigit di depan gedung DPR.

“Jaga mereka, kawal, jangan sampai ada yang menunggangi karena suara aspirasi mahasiswa adalah suara akademisi, suara murni dan itu harus dijaga harus selalu dikawal dan kami siap untuk mengawal semua aspirasi teman-teman mahasiswa,” perintah Sigit pada jajarannya.

Kapolri memastikan jajarannya bekerja keras mengawal demo mahasiswa 11 April. Kapolri menegaskan mahasiswa adalah mitra mereka juga.

“Suara mahasiswa adalah suara demokrasi. Suara demokrasi harus selalu kita kawal dan polisi dalam posisi siap mengawal aspirasi anak-anak mahasiswa karena kalian adalah mitra-mitra kita semua,” kata dia.

Selain Sigit, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Rachmat Gobel, dan Lodewijk F Paulus turut naik ke mobil komando mahasiswa. (****)

MS

Wakil Ketua Umum DPP PPP Zainut Tauhid Apresiasi Kapolri Persuasif-Humanis Kawal Demo 11 April

 

 

Jakarta – Wakil Ketua Umum DPP PPP Zainut Tauhid Sa’adi menyesalkan terjadinya tindak kekerasan terhadap Ade Armando dalam peristiwa demo 11 April 2022 di Jakarta. Di sisi lain, dia mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengedepankan cara persuasif dan humanis dalam mengawal jalannya aksi.
“Perintah Kapolri sudah sangat tepat. Hal tersebut menunjukkan adanya kepekaan dan kesadaran sosial (social awareness) yang sangat tinggi,” ujar Zainut kepada wartawan, Selasa (12/4/2022).

“Saya mengapresiasi pihak kepolisian yang bertindak persuasif dan mengedepankan pendekatan humanis dalam mengawal dan menghadapi aksi para mahasiswa kemarin. Hal tersebut hendaknya terus dipertahankan dan ditingkatkan demi menjaga citra Polri yang tegas, proporsional dan profesional,”

Zainut juga bicara soal adanya kekerasan terhadap Ade Armando dalam aksi demo 11 April 2022 tersebut. Dia menyatakan, apapun alasannya perbuatan tersebut adalah tindakan kriminal, tidak dibenarkan secara hukum dan agama.

“Tindakan memukul dan menelanjangi adalah perbuatan yang di luar batas kepatutan,” kata sosok yang juga Wakil Menteri Agama (Wamenag) ini.

Zainut mengatakan, tindakan brutal sekelompok orang tersebut telah mencederai aksi damai para mahasiswa. Untuk itu, dia meminta aparat kepolisian mengusut dan menindak tegas pelakunya dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Zainut menjelaskan dalam negara demokrasi, aksi unjuk rasa untuk menyampaikan pendapat adalah perbuatan yang sah dan dijamin oleh konstitusi. Namun demikian, itu harus dilakukan dengan cara-cara yang baik, mengindahkan nilai-nilai akhlak, etika dan kepatutan serta tidak melanggar undang-undang.

 

 

 

 

Diketahui sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk mengawal dan mengamankan aksi demonstrasi mahasiswa pada 11 April 2022. Jenderal Sigit meminta jajarannya mengawal demo dengan mengedepankan pendekatan humanis.

“Humanis harus terus dilaksanakan. Apalagi, karena saat ini bulan Ramadhan, kesucian dan kekhusyuan bagi umat muslim yang sedang menjalani puasa tetap harus kita perhatikan,” ujar Sigit.

Pada aksi demo 11 April 2022, Sigit bersama beberapa pimpinan DPR sempat turun menemui para mahasiswa di depan gedung Parlemen. Dari atas mobil komando, Kapolri berpesan kepada jajarannya untuk mengawal demo agar berjalan lancar.

“Saya dalam posisi yang akan memastikan bahwa seluruh aspirasi adik-adik mahasiswa semua tersampaikan dan kami akan membantu menjaga agar seluruh proses berjalan dengan aman. Oleh karena itu saya titip juga pada seluruh anggota, tolong kawal, tolong jaga adik-adik kita. Ini anak-anak kita, ini teman-teman kita,” kata Kapolri di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (11/4/2022).

“Jaga mereka, kawal, jangan sampai ada yang menunggangi karena suara aspirasi mahasiswa adalah suara akademisi, suara murni dan itu harus dijaga harus selalu dikawal dan kami siap untuk mengawal semua aspirasi teman-teman mahasiswa,” ujar Kapolri.

Sigit memastikan jajarannya bekerja keras mengawal demo mahasiswa 11 April dengan humanis. Kapolri menegaskan mahasiswa adalah mitra mereka juga.

“Suara mahasiswa adalah suara demokrasi. Suara demokrasi harus selalu kita kawal dan polisi dalam posisi siap mengawal aspirasi anak-anak mahasiswa karena kalian adalah mitra-mitra kita semua,” kata dia. (****)

MS

Ombudsman Puji Kapolri Kawal Demo 11 April: Patut Ditiru Kapolda-Kapolda

 

 

Jakarta (DETIK) – Ketua Ombudsman Mokhammad Najih mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang turut berorasi dalam demo 11 April. Najih menilai cara Sigit memberi jaminan keamanan dan pengawalan atas aspirasi mahasiswa patut ditiru para kapolda di tiap wilayah.

“Saya kira perlu diapresiasi langkah-langkah yang diambil Pak Kapolri. Kalau melihat pola yang digunakan, saya kira sebagai pimpinan tertinggi, pemegang komando di bidang pengendali keamanan dan ketertiban masyarakat sipil, saya kira itu bisa dicontoh oleh penanggung jawab di tingkat daerah masing-masing,” kata Najih kepada wartawan, Selasa (12/4/2022).

Najih mengatakan Sigit telah melakukan pengawasan terhadap personelnya untuk mencegah tindakan represif aparat. Najih juga menilai mahasiswa telah menepati komitmen untuk melakukan demonstrasi dengan tertib.

“(Sigit hadir) sehingga (polisi) tidak mengambil langkah-langkah represif kepada masyarakat, karena itu juga tidak benar. Apalagi kalau penyelenggara aksi sudah melakukan aksi dengan baik, tertib, dan sesuai kesepakatan yang dilakukan dengan pihak aparat,” ujar Najih.

Soal isi orasi Sigit yang menjamin suara mahasiswa didengar oleh pemerintah dan DPR, serta menjamin keamanan massa mahasiswa selama aksi, Najih melihat itu sebagai tekad yang baik. Dia menekankan lagi, sikap Sigit kemarin, Senin (11/4), akan baik bagi sisi pelayanan publik Polri jika dilakukan kapolda-kapolda.

“Saya kira itu kan suatu tekad yang baik dari pihak kepolisian. Saya kira ini suatu langkah yang baik di kepolisian dan akan baik juga jika ditiru kepala kepolisian di daerah,” ucap Najih.

Najih kemudian mengungkapkan polisi sebenarnya kerap dihadapkan dengan dilema saat melakukan pengamanan unjuk rasa. Semisal ketika jumlah massa aksi lebih banyak dibanding yang dilaporkan oleh penyelenggara saat mengurus surat pemberitahuan aksi. Meski jumlah personel yang mengamankan dan massa yang diamankan tak sebanding, polisi harus tetap memberikan pelayanan prima kepada massa.

“Kadang dalam konteks aksi di lapangan, antara yang direncanakan dengan realitas itu bisa berbeda. Bahwa bisa jadi laporan, yang disampaikan penyelenggara aksi misalnya 500 orang. Ketika terjadi perubahan, misalnya jumlah bertambah, yang juga datangnya tidak diketahui dari mana orang-orang itu, proses pelayanan bisa menjadi tidak sesuai dengan rencana,” jelas Najih.

“Posisi polisi dilematis karena mereka harus berhadapan dengan kemungkinan yang terjadi di luar rencana, tapi harus tetap melayani. Sebenarnya dilema inilah yang kadang menggambarkan seolah-olah pelayanan pendampingannya, pelayanan pengawalannya itu tidak optimal. Apalagi jika chaos, polisi sebagai penegak hukum dan penjaga ketertiban akhirnya harus mengambil sikap juga,” lanjut Najih.

Namun, pada intinya, Ombudsman menilai Polri telah berupaya sebaik mungkin memberikan rasa aman pada massa mahasiswa. Terkait pemukulan pegiat media sosial sekaligus dosen Universitas Indonesia Ade Armando dan pembakaran pospol Pejompongan, Najih menyebut hal itu bagian dari gerakan massa yang di luar kendali.

“Kepolisian sudah mengupayakan ya, melakukan pengamanan dengan baik. Tetapi munculnya reaksi ada pemukulan, perusakan itu yang membuat proses gerakan aksi tidak terkendali. Saya lihat dari persiapan personel yang ditaruh di lapangan, itu sesuai dengan info yang disampaikan penyelenggara aksi,” tutur Najih.

Terakhir, Najih memberi saran agar kepolisian meningkatkan koordinasi di lapangan dengan penanggung jawab aksi demonstrasi. Hal ini diperlukan, jelas Najih, agar polisi ataupun mahasiswa memiliki kesamaan dalam cara bersikap saat melihat adanya ‘penunggang gelap’ di aksi demo.

“Koordinasi antara polisi dengan mahasiswa harus lebih jelas lagi, siapa yang bertanggung jawab ketika ada massa yang tiba-tiba datang dan tidak koordinasi aksi ini mau ke mana, mau apa, lalu orasi berbeda, berarti itu kan bisa disebut orang menyerobot atau menunggangi atau menyalahgunakan peluang bersuara untuk kepentingan lain,” pungkas Najih. (****)

MS

Anggota DPR Apresiasi Kapolri Turun Temui Pendemo Mahasiswa di Depan Parlemen

 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit turun langsung menemui para pendemo mahasiswa di depan Gedung DPR. Apresiasi datang dari anggota DPR terkait langkah Kapolri tersebut.

Salah satunya, Anggota Komisi III DPR Fraksi PKB Rano Al Fath.

Dia menilai turunnya Jenderal Sigit menemui mahasiswa itu bentuk inisiatif yang luar biasa.

“Saya sangat apresiasi Pak Kapolri, hebat luar biasa inisiatifnya sudah berani turun langsung menemui para mahasiswa dan bahkan dari sebelum demo dimulai pun sudah antisipatif dengan menghimbau para jajaran supaya humanis untuk menjaga suasana tetap kondusif,” kata Rano kepada wartawan, Senin (11/4/2022).

Rano mengatakan langkah yang dilakukan Jenderal Sigit itu perwujudan dari slogan Presisi yang dibuatnya. Rano mengapresiasi sikap Jenderal Sigit yang dapat membuat suasana tetap terkendali.

“Inilah pimpinan Polri, perwujudan Polri Presisi seperti ini berani ambil sikap sebagai pemimpin untuk anggota di bawah tenang menangani demo,” ujarnya.

“Meskipun memang tidak dapat dipungkiri bahwa ada satu dua insiden yang tidak bisa dihindarkan, tapi saya rasa Kapolri buat suasana jauh lebih terkendali,” lanjut Rano.

Apresiasi juga datang dari Anggota Komisi III fraksi Gerindra Habiburokhman.

Dia memuji orasi yang disampaikan Jenderal Sigit.

“Saya apresiasi maksimal untuk Kapolri yang turun langsung berikan orasi yang meneduhkan,” ucapnya.

Diketahui, Kapolri Jenderal Sigit bersama beberapa pimpinan DPR sempat turun menemui para mahasiswa di depan gedung Parlemen.

Dari atas mobil komando, Kapolri berpesan kepada jajarannya untuk mengawal demo ini berjalan lancar.

“Saya dalam posisi yang akan memastikan bahwa seluruh aspirasi adik-adik mahasiswa semua tersampaikan dan kami akan membantu menjaga agar seluruh proses berjalan dengan aman. Oleh karena itu saya titip juga pada seluruh anggota, tolong kawal, tolong jaga adik-adik kita. Ini anak-anak kita, ini teman-teman kita,” kata Kapolri di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (11/4/2022). (****)

MS

Kapolri Temui Mahasiswa Pendemo di DPR, SEMMI: Contoh Humanis

 

 

VIVA – Langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang ikut menemui mahasiswa dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di depan gedung DPR mendapat tanggapan positif. Cara eks Kapolda Banten itu diapresiasi karena dianggap bisa memberikan contoh.

Demikian disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) Bintang Wahyu Saputra.

“Kehadiran Bapak Kapolri pada aksi tadi, kita semua harus mengapresiasi,” kata Bintang di Jakarta, Senin, 11 April 2022.

Bintang menyampaikan kehadiran Kapolri Sigit menemui mahasiswa pendemo bukan hanya melaksanakan tugas Kamtibmas secara Undang-Undang. Namun, mantan Kabareskrim itu bisa memperlihatkan tugasnya sebagai pimpinan korps Bhayangkara.

“Beliau melaksanakan tugas bukan hanya secara UU, tetapi telah menjadi teladan dan mengedepankan prinsip kemanusiaan,” jelas Bintang.

Kemudian, ia berharap sikap Jenderal Sigit bisa dijadikan contoh jajarannya dan generasi institusi Polri ke depan. Bagi dia, Sigit sudah berupaya humanis dalam melakukan pendekatan kepada massa mahasiswa yang berdemo.

Menurut dia, Sigit juga jalankan tugas sesuai dengan pernyataannya.

“Kehadiran di tengah-tengah aksi mahasiswa harus dijadikan contoh oleh generasi di Institusi Polri, sangat humanis,” tutur Bintang.

 

 

 

 

Sebelumnya, Kapolri Sigit bersama pimpinan DPR menemui massa mahasiswa yang berdemo di depan gedung DPR, Senin, 11 April 2022. Dari atas mobil komando, ia mengaku mendukung kebebasan berdemokrasi terhadap mahasiwa dalam menyampaikan pendapat.

“Hidup mahasiswa, hidup mahasiswa, hidup mahasiswa yang saya hormati rekan mahasiswa kita mendukung kebebasan demokrasi,” ujar Sigit.

Sigit menyampaikan siap menyerap seluruh aspirasi. Hal ini termasuk mengawal aksi demo mahasiswa bisa berjalan dengan lancar. “Suara mahasiswa adalah suara demokrasi,” kata dia. (****)

MS

IPW Apresiasi Kapolri Orasi Jamin Keselamatan dan Akomodir Suara Mahasiswa

 

 

Jakarta (DETIK) —- Indonesia Police Watch (IPW) menilai Polri telah berhasil menciptakan situasi kondusif dan meredam potensi kericuhan pada demo hari ini. IPW kemudian menyoroti kehadiran dan orasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di atas mobil komando para pendemo.

“Polisi sudah berhasil, menurut saya, menciptakan kondusif dari sisi mahasiswa. (Berhasil) mensterilkan mahasiswa untuk tidak melakukan anarkisme,” kata Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso kepada wartawan, Senin (11/4/2022).

Kehadiran Sigit pada siang hingga sore di titik-titik demonstrasi, yakni Patung Kuda dan depan Gedung DPR RI Jakarta Pusat, dinilai IPW sebagai contoh nyata pengawasan melekat pimpinan terhadap kegiatan anggotanya yang diharapkan Sigit.

 

 

 

 

Sugeng juga berpendapat orasi Sigit di hadapan para mahasiswa mampu mengendalikan situasi.

“Saya apresiasi Pak Kapolri sebagai pimpinan Polri tertinggi berada di lapangan, mengendalikan demo sebagai perwujudan pertanggungjawaban dia. Melakukan pengawasan melekat kepada anggotanya. Beliau meneken Perkap tentang Pengawasan Melekat, dan dia mencontohkan kepada jajarannya mengambil alih kondisi,” ungkap Sugeng.

“Ini seorang pemimpin yang perlu kita apresiasi,” sambung Sugeng. (****)

MS

%d bloggers like this: